advertorial

Hearing dengan Bapenda, Komisi II DPRD Pekanbaru Soroti Kebocoran PAD

Selasa, 14 Januari 2020 | 13:33 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, menggelar hearing (rapat dengar pendapat), dengan Badan pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru, Senin (13/01/2020). Hearing langsung dipimpin Ketua Komisi II H Fathullah, bersama anggota Komisi II lainnya, di ruangan Komisi II DPRD Kota Pekanbaru.

Sementara dari Bapenda Pekanbaru, langsung dihadiri Kepala Bapenda Pekanbaru Zulhelmi Arifin, didampingi para stafnya. Hearing kali ini menyoroti tentang pendapatan asli daerah (PAD).

"Target PAD tahun 2020 Rp826 miliar. Tahun 2019 saja pencapaian PAD hanya Rp627 miliar dari target Rp800 miliar. Jadi kita tak yakin akan tercapai lagi," kata Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, H Fatullah.

Dijelaskannya, dari penjelasan Bapenda Pekanbaru, kenaikan PAD dari Tahun 2019 ke tahun 2020 hanya Rp26 miliar. Tentu saja, kontribusi itu harus dijalankan sesuai dengan kerja keras dari tim Bapenda Kota Pekanbaru.

"Nanti bisa kita lihat di semester 1, sudah tampak berapa pencapaian kenaikan PAD Tahun 2020, apa sesuai dengan diharapkan untuk sementara atau tidak," terangnya.

Apalagi kata politisi Gerindra ini, Bapenda Kota Pekanbaru sudah melakukan rekrutmen besar-besaran Tenaga Harian Lepas (THL) dalam bekerja untuk peningkatan PAD. Jika sudah merekrut Sumber Daya Manusia (SDM) tentu hasilnya bisa maksimal.

"Kalau tak maksimal jemput bola dengan rekrut THL di Bapenda, berhentikan saja THL-nya. Kalau tidak tercapai untuk apa kita buang duit, berarti menambah kerugian," cetusnya.

Menurutnya, PAD dari tahun ke tahun selalu mengalami kebocoran. Dia meyakini, kebocoran itu takkan pernah hilang, selagi sistem penerimaan dan pemungutan tidak dilakukan secara transparan.

Komisi II juga merencanakan untuk melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) didampingi Bapenda Pekanbaru dalam melihat proses pungutan Wajib Pajak (WP) terhadap pelaku-pelaku usaha.

Kepala Bapenda Zulhelmi Arifin menjelaskan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin, agar target PAD Pekanbaru tahun 2020 ini, bisa tercapai. "Masukan dari Komisi II, akan menjadi evaluasi bagi kita, untuk perbaikan ke depan," janjinya. (adv)


-
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru, Roem Diani Dewi, saat menyampaikan pendapatnya.


-
Suasana hearing Komisi II DPRD Kota Pekanbaru dengan Bapenda Kota Pekanbaru.


-
Kepala Bapenda Pekanbaru Zulhelmi Arifin memaparkan strategi peningkatan PAD.


-
Suasana hearing Komisi II DPRD Pekanbaru dengan Bapenda Kota Pekanbaru.

Terkini

Rekomendasi Lima Jaket Denim Wanita Terbaik

Jumat, 10 Februari 2023 | 11:45 WIB