advertorial

Walikota Pekanbaru Kawal Proses Pembangunan Perkantoran di Tenayan Raya

Selasa, 16 Agustus 2016 | 07:25 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Sejarah berkantor di tengah pusat kota yang sumpek, dengan ketersediaan pemandangan lepas yang sangat terbatas, nampaknya akan segera berakhir. Pada saatnya nanti, semua pejabat di lingkup Pemko Pekanbaru, mulai dari level tertinggi sampai terendah, akan meninggalkan kantor lama yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, untuk kemudian boyongan ke kantor baru di kawasan Kecamatan Tenayan Raya.

Sejauh ini, proses pembangunan kompleks perkantoran terpadu Pemerintah Kota Pekanbaru di Kecamatan Tenayan Raya memang terus dikawal. Senin (15/8/2016), Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus MT kembali menyempatkan waktu turun ke lapangan untuk melihat langsung progres pembangunan.

Untuk pembangunan di komplek perkantoran ini, ada enam gedung yang terbagi ke dalam tiga paket pekerjaan dan satu paket untuk pembangunan jalan. Plafon anggarannya sekitar Rp600 miliar. ''Kalau tidak ada resesi dunia, perkiraan kita Desember nanti sudah selesai, tapi dengan resesi yang melanda dunia, yang juga berdampak kepada Indonesia dan Pekanbaru, ikut berpengaruh terhadap pembangunan,'' ujar Walikota di sela kunjungannya.

Secara umum dia mengaku puas dengan perkembangan pembangunan yang sedang berlangsung, karena sudah di atas 50 persen. ''Untuk gedung secara struktur sudah selesai. Tinggal lagi untuk lanjutan pembangunan interior dan eksterior,''  ujarnya.

Disebutkan juga, kaitan dengan proyek multiyears yang mencapai sekitar Rp1,2 triliun, itu sudah termasuk empat paket pembangunan jalan outer ring road, dan tiga paket pembangunan gedung, masing-masing pembangunan rumah sakit di Garuda Sakti sekitar Rp90 miliar dan pengerjaannya sudah di atas 50 persen.

Kemudian satu paket pembangunan SMK Teknologi di Jalan Beringin, sekitar Rp90 miliar dan satu lagi pengerjaan pembangunan gedung SMP Madani sekitar Rp40 miliar. Pengerjaannya juga sudah di atas 50 persen.

''Kita ingin sampaikan juga kepada masyarakat, bahwa Rp1,2 triliun tersebut tidak sepenuhnya untuk pembangunan di komplek perkantoran Tenayan Raya. Untuk komplek perkantoran ini hanya Rp600 miliar, yang dibagi dua tahun anggaran,'' paparnya.

-



Ditambahkan orang nomor satu di Pekanbaru itu, pembangunan-pembangunan ini, Wako meyakini akan muncul dampak berganda (multiple effect) terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

''Terhadap semuanya, pada kawasan Pekansikawan (Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan) memberi dampak. Ditambah lagi outer ringroad selesai, tol selesai, Jembatan Siak V selesai nanti. ini akan menjadi lokomotif pembangunan dalam membangun Provinsi Riau,'' sebutnya. (humas)

Terkini

Rekomendasi Lima Jaket Denim Wanita Terbaik

Jumat, 10 Februari 2023 | 11:45 WIB