PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Sejumlah komponen masyarakat Riau mempertanyakan pemakaian helikopter milik Sinarmas yang dipergunakan oleh HM Harris, Bupati Pelalawan, untuk menghadiri kegiatan di sejumlah daerah di Provinsi Riau. Bahkan, mereka menduga ada unsur gratifikasi dalam pemakaian helikopter tersebut.
‘’Patut dipertanyakan pemakaian helikopter milik Sinarmas oleh Bupati Pelalawan HM Harris, untuk menghadiri kegiatan di sejumlah daerah di Provinsi Riau akhir pekan lalu, antara lain ke Kampar dan Rokan Hilir,’’ ujar Ibrahim, salah seorang warga Pekanbaru, kepada riau satu.com, Selasa (2/5/2017) siang.
Menurutnya, HM Harris sudah menyatakan maju untuk bertarung di Pemilihan Gubernur Riau 2018, jadi patut dipertanyakan di balik pemakaian helikopter milik Sinarmas oeh bakal calon Gubernur Riau itu. ‘’Kita semua pahamlah, hubungan antara Bupati Pelalawan dan Sinarmas Group, tak perlu saya buka di sini,’’ tukas Ibrahim.
Terpisah, Ketua Koalisi Indonesia Bersih (KIB) Riau, Hariyadi, malah meminta aparat hukum untuk mengusut dugaan gratifikasi dalam pemakaian helikopter Sinarmas oleh HM Harris, Bupati Pelalawan. ‘’Kita minta aparat penegak hukum mengusut kasus ini karena diduga ada unsur gratifikasinya,’’ sebutnya.
Kalau pun disebut heli Sinarmas disewa oleh HM Harris dalam rangka sosialisasi Pilgubri 2018, tuturnya, namun masih bisa dicek kebenarannya. ‘’Aparat hukum bisa mengecek apakah betul heli itu disewa dari Sinarmas, atau jangan-jangan khusus dipinjamkan untuk Bupati Pelalawan,’’ pungkas Hariyadi, Selasa (2/5/2017) sore.
Ketika hal ini dikonfirmasi riausatu.com ke Nasaruddin, orang dekat Bupati Pelalawan yang memosting foto HM Harris di depan helikopter Sinarmas di grup WhatsApp Riau Bicara, sayangnya telepon selularnya tidak diangkat. Pun ketika konfirmasi dikirim via WhatsApp, Nasaruddin yang juga Ketua DPRD Pelalawan itu, tidak pernah membalas sampai berita ini diposting. (rs1)