politik

Hanura Minta Jokowi Beri Kepastian Reshuffle Agar Menteri Tak Galau

Senin, 25 Juli 2016 | 12:59 WIB

JAKARTA, RIAUSATU.COM-Partai Hanura siap mengikuti keputusan presiden soal reshuffle kabinet, termasuk bila kadernya yang dicopot. Oleh sebab itu, Presiden diminta memberi kepastian.

''Ini kewenangan penuh presiden. Ada dari kader Hanura yang turut dilakukan evaluasi, sah-sah saja. Bagaimana pembantu presiden bisa menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,'' kata Ketua DPP Hanura Sarifuddin Sudding di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (25/7/2016).

Saat ini, ada dua kader Hanura yang duduk di kabinet yaitu Menperin Saleh Husin dan Menpan RB Yuddy Chrisnandi. Sudding menyebut Hanura menerima bila kadernya yang dicopot.

''Mau ditambah monggo, mau dihilangkan monggo,'' ucapnya, sebagaimana dilansir detik.com.

Kerelaan itu juga termasuk apabila posisi kader Hanura diisi oleh kader dari partai yang baru mendukung Jokowi-JK. Seperti diketahui, ada PAN dan Golkar yang belakangan mendukung Jokowi-JK.

''Tidak masalah sepanjang yang masuk kabinet mampu merealisasikan program Jokowi. Jangan hanya karena bargaining politik,'' ujar Sudding.

Soal waktu pelaksanaan reshuffle kabinet, Sudding mengaku tak tahu persis. Dia hanya berharap agar segera ada kepastian.

''Saya berharap ini tidak jadi wacana terus. Jokowi perlu memberi kepastian. Reshuffle ya reshuffle, tidak ya tidak. Agar para pembantunya tidak diliputi kegalauan,'' ucapnya. (dri)

Tags

Terkini