JAKARTA, RIAUSATU.COM-Wakil Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lukman Edy menyerahkan wacanan reshuffle kabinet kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pasalnya wacana ini semakin menguat pasca Partai Golkar menyatakan dukungannya kepada pemerintah Jokowi-JK dalam munaslub kemarin.
Lukman menilai dukungan Golkar sebagai partai politik besar itu penting bagi presiden untuk membantu mempercepat menyelesaikan program-program pemerintah, supaya dinamika parlemen tidak mengganggu apabila niat presiden ingin percepat semua programnya tersebut.
''Tapi saya tidak membaca sampai kesana tergantung presiden apakah misalnya menambah kekuatan politik bagian dari upaya percepatan itu, implikasinya harus reshuffle kabinet. Itu diserahkan sepenuhnya kepada presiden,'' kata Lukman di Jakarta, Rabu (18/5/2016), sebagaimana dilansir inilah.com.
Ia menjelaskan Jokowi sedang bersiap-siap untuk berpacu menyelesaikan semua agenda-agendanya dan itu bisa dirasakan bagaimana keseriusan Jokowi bersama JK dalam mengelola anggaran, fokusnya seperti di sektor fokus di infrastruktur
''Target-target pembangunan infrastruktur target tahun 2020 dipercepat, kemarin Bandara Cengkareng itu diminta percepat setahun, didaerah juga kita lihat Pak Jokowi mendeklar Tol Palembang-Lampung itu dipercepat, banyak yang dilakukan seperti itu. Kita menangkap nuansa seperti itu,'' ujarnya.
Namun, Lukman tidak mau mengatakan siap apabila jatah kursi menteri yang diduduki oleh kader PKB itu dikurangi oleh Presiden Jokowi jika memang akhirnya ada reshuffle jilid kedua nanti. Karena menurut dia, PKB tetap berjuang bersama pemerintah.
''Kita tidak mengandai-andai seperti itu, PKB komit didalam pemerintahan,'' tandasnya. (dri)