JAKARTA, RIAUSATU.COM-Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly telah mengesahkan kepengurusan hasil Muktamar Islah PPP yang diselenggarakan di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta. Dalam muktamar tersebut, Romahurmuziy (Romi) terpilih jadi ketua umum, sementara Sekjen ditempati Arsul Sani.
Romi pun langsung tancap gas menyusun kepengurusan. Total ada 155 orang yang masuk dalam struktur kepengurusan DPP PPP.
Sejumlah nama beken digandeng masuk ke dalam partai berlambang Kabah itu. Salah satunya adalah Taufiequrachman Ruki. Mantan Ketua KPK itu didaulat menjadi Ketua Mahkamah PPP.
Salah satu alasan penunjukan Ruki, karena dinilai memiliki pengalaman sehingga layak menjabat sebagai ketua Mahkamah PPP. Sekjen PPP Asrul Sani mengatakan, penunjukan Ruki dilakukan dengan tujuan agar PPP secara kepartaian bisa lebih disiplin dalam urusan administrasi dan masalah keuangan partai.
''Pemilihan Pak Ruki, kita juga mau memastikan agar kami tidak neko-neko. Karena kita akan berhadapan dengan mahkamah partai, apalagi (para kader yang) anggota DPR,'' ujar Asrul di Gedung DPR RI Senayan, Rabu (27/4), sebagaimana dilansir merdeka.com.
Selain itu, dipilihnya Ruki sebagai Ketua Mahkamah PPP diharapkan bisa menjadi pihak penengah apabila ke depan terjadi perselisihan lagi di internal PPP.
Selain Ruki, dalam kepengurusan juga masuk nama Tommy Utomo. Mantan Direktur Utama Angkasa Pura I itu didaulat menjadi Bendahara PPP. Alasannya, Tommy pernah menjabat sebagai CEO BUMN terbaik.
''Bendahara CEO terbaik mantan Dirut AP I Tommy Utomo, ada juga bintang dua dan Polri,'' katanya.
Pihaknya juga memasukan nama Ahmad Kusaeni. Mantan Direktur LKBN Antara itu didaulat sebagai pemimpin partai dalam bidang media.
''Supaya banyak juga wartawan bidang medianya, ada juga Ahmad Kusaini mantan direktur LKBN Antara akan memimpin lembaga ini juga,'' ungkapnya.
Nama beken lainnya yang dilirik PPP adalah Ustaz Yusuf Mansyur. Namun bedanya Ustaz Yusuf belum memutuskan mau atau tidak bergabung dengan partai yang identik dengan warna hijau itu. Yusuf mengaku ditawari menjadi Ketua bidang Agama dan Dakwah.
''Ya tapi saya belum mau memutuskan, mau istikharah' dulu,'' tutur Yusuf Mansyur seperti dikutip dari Antara, Kamis (28/4).
Yusuf Mansyur belum bisa memastikan sampai kapan akan mempertimbangkan tawaran tersebut, dan memberikan keputusan final. Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Arsul Sani mengaku mengajak Ustaz Yusuf untuk turut berkontribusi dalam kepengurusan PPP.
''Yusuf Mansyur kita minta masuk ke pengurus, tapi beliau minta waktu istikharah. Tapi sudah datang (ke kegiatan silaturahim) sudah bagus,'' ujar Arsul. (dri)