LIMAPULUH KOTA, RIAUSATU COM - Di tengah sikap pesimisme sementara pihak soal akan menurunnya tingkat partisipasi politik masyarakat di ajang Pemilu 2024, realitas berbeda terjadi di Nagari Sialang, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (13/6/2023) malam.
Sekitar seribuan masyarakat dari hampir semua kelompok usia tampak tumplek-blek ke suatu titik tertentu. Dengan wajah semringah dan penuh semangat, mereka tampak antusias mengikuti semua rangkaian acara.
Pada malam itu tengah digelar kegiatan Kirab Pemilu 2024 di Dapil Limapuluh Kota II meliputi Kecamatan Pangkalan Koto Baru-Kapur IX, yang dimeriahkan permainan Kim dan dihibur artis lokal Popy Grace. Sejumlah bacaleg tampak hadir dalam kegiatan itu.
Selain para wali nagari se-Kecamatan Kapur IX, juga tampak hadir antara lain tokoh masyarakat Sialang H. Edward Idrus, bacaleg Partai Golkar Alfianto SH, Adi Eka Jaya Putra dan Kasmawati; serta bacaleg Partai Gerindra Anjas Asmara Dt. Tumanggung.
Selanjutnya, bacaleg PKS Herman, bacaleg Partai NasDem Andri Jonpinto, bacaleg PDI-P Asrizal, bacaleg Partai Demokrat Syamsuwirman, bacaleg PPP Yusnir, dan bacaleg Partai Hanura Rapi Kurnia.
Sebelumnya, siang sampai sore, diselenggarakan Kirab Pemilu 2024. Star dari kantor KPU Limapuluh Kota di Tanjung Pati, kirab itu menempuh rute sepanjang jalan negara Sumbar-Riau menuju Pangkalan, dan finish di Nagari Sialang, Kapur IX.
Alfianto SH, bakal calon anggota legislatif (bacaleg) DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, menyatakan terharu dengan tingginya tingkat antusiasme masyarakat mengikuti kegiatan tersebut.
"Ini bukti bahwa masyarakat, khususnya di Kecamatan Kapur IX, masih memiliki atensi yang besar terhadap pelaksanaan pemilu," ujar politisi Partai Golongan Karya (Golkar) yang maju dari daerah pemilihan (Dapil) Limapuluh Kota II meliputi Kecamatan Pangkalan Koto Baru dan Kapur IX itu.
Menurut tokoh pemuda yang akrab dipanggil dengan Anto Cemara tersebut, realitas itu menunjukkan tingginya tingkat kesadaran masyarakat dalam berbangsa dan bernegara, karena menyalurkan hak politik merupakan salah satu hak warga negara.
Anto Cemara berharap kondisi itu tetap terjaga sampai puncak Pemilu 2024, ketika semua warga negara yang memiliki hak pilih menggunakan hak politiknya dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurut Anto Cemara, pemilu merupakan momentum yang paling berharga untuk menentukan pemimpin bangsa dan daerah dalam rentang waktu lima tahun ke depan, baik untuk duduk di lembaga eksekutif maupun legislatif.
"Kita yakin masyarakat akan menggunakan haknya itu dengan benar, yang didedikasikan untuk kepentingan daerah/negara, bukan karena alasan-alasan tertentu yang bersifat dangkal," ucapnya.***