PEKANBARU, RIAUSATU.COM – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru mendukung keputusan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menunjuk pejabat Kementerian Dalam Negeri sebagai Pj Walikota Pekanbaru yang baru .
Penegasan itu disampaikan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru, Iwan Pansa, Selasa (21/5/2024) malam, menanggapi ramainya penolakan atas informasi ditunjuknya pejabat Kemendagri menjadi Pj Walikota Pekanbaru.
“Perlu kita kita ketahui, penunjukan Pj Walikota Pekanbaru yang baru murni merupakan kewenangan Menteri Dalam Negeri sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku,” sebut Iwan Pansa di Pekanbaru.
Dia berpendapat penunjukan Pj Walikota Pekanbaru oleh Pemerintah Pusat merupakan keputusan yang strategis untuk memastikan pesta demokrasi Pemilu Kepala Daerah serentak yang pertama dalam sejarah Republik Indonesia, berjalan dengan baik dan lancar.
“Pemilu Kepala Daerah serentak ini merupakan amanat undang-undang dan tentunya Pemerintah Pusat punya kewajiban untuk menjaga pelaksanaannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan, dan bebas dari intervensi apa pun,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di MPC Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru itu mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kota Bertuah untuk turut mendukung keputusan Mendagri menunjuk Pj Walikota Pekanbaru.
“Pak Mendagri tentunya sudah punya pertimbangan yang matang untuk menunjuk seseorang sebagai Pj Walikota Pekanbaru. Apatah, lagi ini sifatnya pejabat sementara. Mari kita dukung bersama demi kebaikan masyarakat Pekanbaru,” pungkas Iwan Pansa.
Seperti diberitakan, Menteri Dalam Negeri dikabarkan telah menetapkan Risnandar Mahiwa, Direktur Organisasi Kemasyarakatan Dirjen Pol dan Pemerintahan Umum Kemendagri, sebagai Pj Walikota Pekanbaru.
Namun, keputusan ini ditentang sebagain masyarakat Pekanbaru, dengan alasan bahwa masih banyak figur pejabat di Riau yang layak menjadi Pj Walikota Pekanbaru menggantikan Muflihun yang akan berakhir menjabat 22 Mei 2024. ***