politik

Tokoh Riau Ini Ingatkan Muflihun Fokus Benahi Jalan, Jangan Sibuk Pencitraan!

Selasa, 30 Januari 2024 | 22:19 WIB
M Nasir Nay di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru yang rusak parah, di mana setelah viral ditanami pisang oleh warga, Kamis (25/1/2024), langsung disirami Asphalt Concrete-Base atau AC-Base oleh Balai PUPR.

PEKANBARU, RIAUSATU.COM – Tokoh Masyarakat Riau, M Nasir Day, angkat bicara dan membantah pernyataan Pj Walikota Pekanbaru Muflihun yang mengklaim mengusung program berobat gratis bagi warga Pekanbaru.

“Saya sudah mengetahui Pj Walikota mengklaim program itu adalah program dia. Itu salah. Program itu adalah program Pemko Pekanbaru, dan dia hanya Penjabat Walikota,” ungkap Nasir Day, di Pekanbaru, Selasa (30/1/2024).

Tak hanya itu, lanjut Nasir, ia juga memperoleh keterangan bahwa Muflihun berbicara tentang program berobat gratis itu pada pembukaan acara MTQ di Pekanbaru.

“Muflihun acara MTQ, isi pidatonya bukan terkait MTQ. Tapi dia bilang ada caleg Partai Golkar klaim program dia. Jangan dipilih Caleg itu kata dia,” ungkap Nasir membeberkan keterangan yang ia peroleh.

“Seorang Pj Walikota tidak etis bicara pilih atau tidak pilih caleg. Seharusnya Pj Walikota menjaga netralitas dalam Pemilu tahun 2024 ini,” timpal Nasir.

Nasir mengatakan, ia sempat menghadiri sosialisasi program berobat gratis oleh Anggota DPRD Pekanbaru Ida Yulita Susanti dan Anggota DPR RI Arsyadjuliandi Rachman di RW 18, Kelurahan Mentangor, Kecamatan Tenayan Raya, Ahad (28/1/2024) lalu.

“Karena saya hadir langsung di sana, saya tahu bahwa itu adalah program Pemko Pekanbaru. Lho, kenapa sekarang malah diklaim oleh Muflihun sebagai program yang ia usung?,” ungkap Nasir Day.

Lebih lanjut Nasir mengutarakan, semestinya Muflihun fokus saja mengurus hajat hidup orang banyak di Pekanbaru ini daripada sibuk melakukan pencitraan semata.

“Saya pikir Muflihun tidak berempati atas penderitaan masyarakat Pekanbaru akibat jalanan yang rusak dimana-mana di dalam kota ini. Ngapain anda kok malah sibuk pencitraan dengan asal klaim suatu program seperti ini,” ungkap Nasir.

Sementara itu, Anggota DPRD Pekanbaru dari Partai Golkar Ida Yulita Susanti menjelaskan, program berobat gratis itu merupakan program pemerintah pusat.

“Anggaranya kami yang mengusulkan dan mengesahkannya di DPRD Pekanbaru. Walikota Pekanbaru hanya menerbitkan Perwakonya setiap tahun. Jadi ini bukan program milik Pj Walikota,” tegas Ida. ***

Tags

Terkini