JAKARTA, RIAUSATU.COM – Direktur Komunikasi Indonesia Indikator, Rustika Herlambang, menyebut capres Prabowo Subianto cukup banyak mendapat sentimen positif dari warganet usai Debat Capres ketiga tempo hari.
"Kelihatan militansinya netizen terhadap Capres 02 itu, apapun yang terjadi di debat, mereka tetap mendukung Pak Prabowo, jadi ada sentimen positif," ucapnya.
Dia berpandangan, basis pendukung Prabowo kebanyakan dari kalangan perempuan.
Karena itu, ungkapnya, perempuan jauh lebih mudah terbawa suasana di media sosial.
Dalam risetnya, banyak warganet yang merasa tidak terima melihat perlakuan Anies dan Ganjar yang mengeroyok Prabowo.
"Sehingga, empati masyarakat kepada Prabowo justru malah lebih banyak," sebut Rustika Herlambang.
Yang mendukung Prabowo itu, kebanyakan dari perempuan, dan munculnya di sosial media.
"Mereka mempertanyakan kenapa sih debat kok pada ngeroyok Pak Prabowo, kasian banget ya Pak Prabowo dikeroyok. Jadi' mereka kebanyakan bilang seperti itu," ujarnya.
Dia juga menyebut, capres 02 Prabowo dinilai menjadi kandidat yang paling banyak dibicarakan di media sosial usai perhelatan debat Pilpres 2024 akhir pekan kemarin.
Hal tersebut dinilai sebagai bentuk militansi dukungan masyarakat untuk pasangan dari calon wakil Presiden (cawapres) Gibran Rakabuming Raka ini.
Menurut data Indonesia Indikator pada periode 7-9 Januari 2024, engagement Prabowo di sosial media berada di angka 11,5 juta.
Sedangkan capres 01 Anies Baswedan 6,4 juta, dan capres 03 Ganjar Pranowo sebanyak 3,6 juta.
"Ada lonjakan di kubu Prabowo usai debat capres ketiga kemarin, artinya banyak yang mention di media sosial," katanya.
Rustika Herlambang menegakaskan, militansi netizen Indonesia terhadap Prabowo sangat jelas terlihat usai debat ketiga. ***