PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Riau menggelar Konsolidasi dan Orientasi Calon Legislatif se-Riau yang dihadiri langsung Wakil Ketua Umum Ideologi dan Kaderisasi, M Hanif Dhakiri, bertempat di Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Jum'at (1/11/2023) sore.
Wakil Ketua Umum Ideologi dan Kaderisasi, M Hanif Dhakiri, menyampaikan bahwa denga bekerja keras, niat yang ikhlas, tekad yang kuat, tidak ada satupun yang sia-sia.
"Insyaallah bermanfaat bagi PKB, Islam dan Indonesia. Pokoknya PKB terus bergerak untuk pemenangan AMIN di daerah-daerah yang ada di Indonesia," ujarnya.
Dan untuk di Riau itu sendiri, kepada riausatu.com, targetnya 60 persen untuk peraihan suara kemenangan.
"Dan kalau ada 2 putaran, Insya Allah kita masuk juga diputaran kedua," sebutnya.
Selain di Sumatera, akuinya, dirinya telah melakukan konsolidasi di Pulau Jawa dan akan dilanjutkan ke Pulau Kalimantan dan seterusnya.
"Untuk di Riau itu sendiri, seluruh struktur politik PKB dikerahkan untuk pemenangan AMIN seperti partai, caleg, kader-kader partai sampai di desa-desa untuk memastikan di TPS-TPS bukan saja PKB menang, tapi AMIN juga menang," bebernya.
Ia juga menyampaikan bahwa besok, Sabtu (2/12/2023) Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang juga Cawapres, akan datang ke Riau untuk bertemu para tokoh-tokoh masyarakat.
Salah seorang Anggota Majelis Syuro PKB Riau, KH DR Ahmad Abu Yazid MPdI menegaskan bahwa AMIN di Riau harus menang.
"Kita lihat yang nyata saja, pak Wahid di dalam rekrut kader luar biasa, antar lintas, antar komunitas dan antar etnis. Semua tercover, bahkan orang-orang berbagai profesi dan profesional yang bergabung di PKB sekarang sangat luar biasa sehingga menumbuhkembangkan semangat. Apabila kekuatan dalam kebersamaan ini tercapai, Insya Allah akan menjadi partai pemenang pemilu," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyebutkan bahwa setiap pendukung harus bergerak yang elegan, berjiwa besar dan harus bersama-sama untuk memajukan bangsa ini melalui pasangan AMIN.
Terkait isu di medsos, KH DR Ahmad Abu Yazid MPdI mengimbau untuk tidak termakan isu yang bisa memecah belah kita.
"Jangan sampai kita mencampuri urusan orang, jangan sampai kita memancing isu-isu. Tunjukkan bahwa kita berbicara secara nyata," pungkasnya.(ift)