PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Personel Polisi Militer (POM) TNI AU, POM TNI AD, Satlantas Polresta Pekanbaru serta Dishub Pekanbaru, Rabu pagi (18/7/2018) turun ke jalan melaksanakan Operasi Penegakan Penertiban (Gaktib), di jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.
Kegiatan tersebut dipimpin Pasi Gakkum Denpom I/3 Pbr Kapten Cpm Yunasril.
Kapten Cpm Yunasril kepada riausatu.com menjelaskan, kegiatan ini dinamakan Operasi Gaktib dengan sandi Waspada Wira Piso Tahun Anggaran 2018.
"Kegiatan gabungan ini diantaranya POM AD, POM AU, Satlantas Polresta Pekanbaru serta Dinas Perhubungan," ujar Yunasril.
Sambungnya, kegiatan ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, apabila ada pelanggar diserahkan kepada masing-masing petugasnya.
"Jika pelanggar dari personel TNI AU maka diserahkan ke POM AU. Jika dari TNI AD maka diserahkan ke kami. Dan jika pelanggar dari masyarakat, maka diserahkan kepada Polantas atau Dishub," sebutnya.
Ditanya mengenai pelanggaran anggota saat Operasi Gaktib di lapangan, Kapten Yunasril mengakui tidak ada.
"Kita tetap melakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan dan surat izin keluar markas anggota ketika anggota berada di jalan. Alhamdulillah, sudah tertib dan tidak ada pelanggaran," jelasnya.
Dikatakannya lagi, selain melaksanakan tugas pokok, kita juga melakukan sinergitas antara TNI-Polri di lapangan.
Sementara itu, dari pihak Satlantas Polresta Pekanbaru Ipda Jhon Hendri menjelaskan, jumlah kendaraan roda dua yang diamankan sebanyak 7 unit.
"Pelanggaran tanpa STNK sebanyak 10, tanpa SIM 18," terangnya.
Selain itu, kata Ipda Jhon, pihaknya juga melakukan razia polantas gadungan.
Pantauan riausatu.com, tampak beberapa kendaraan masyarakat yang dipasangi stiker TNI diberhentikan oleh POM, dan pihak POM pun meminta masyarakat melepas sendiri stiker tersebut, yang bertujuan agar stiker tersebut tidak disalahgunakan dan juga anggota TNI berseragam yang melintas di jalan langsung diberhentikan dan dilakukan pemeriksaan oleh POM.(fat)