DURI, RIAUSATU.COM-Guna mensterilkan suasana Ramadhan di Kota Duri, Kecamatan Mandau, Bengkalis, gabungan Tim Yustisi menggelar razia penyakit masyarakat, Jum'at (17/6/16) malam hingga Sabtu (18/6/16) Dinihari. Hasilnya, puluhan wanita malam dan pelanggannya berhasil dijaring dari sejumlah tempat hiburan dan penginapan.
Dari razia yang terkesan setengah hati tersebut, petugas tampak hanya berhasil menjaring sedikitnya 6 PHB dan 20 WM. Diduga, informasi digelarnya razia sudah bocor sebelumya.
Mirisnya, sejumlah tempat prostitusi yang sebelumnya terang - terangan masih buka dan menjajakan wanita penghibur seperti di okup berkedok mandi uap, saat razia dilakukan tampak tutup tanpa aktifitas.
Camat Mandau, Sapon melalui Kasi Trantib, Samsul Alam saat dikonfirmasi menjelaskan jika pengawasan sejumlah tempat hiburan akan terus dilakukan pihaknya hingga Ramadhan di Kota Duri benar - benar steril dari penyakit masyarakat.
Hingga diakhir razia yang terkesan hanya formalitas pelepas tanya itu, sebagaimana dilansir riauterkini.cm, puluhan terduga pelaku maksiat hanya dilakukan pendataan serta menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Tiada efek jera yang dapat dilakukan Satpol PP dikarenakan tidak adanya panti direhabilitasi. (dri)