DUMAI, RIAUSATU.COM-Kualitas udara di Kota Dumai, Riau, Jumat (8/4/2016) sekitar pukul 06.57 WIB berdasarkan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) PT Chevron Pasifik Indonesia, menunjukkan level 177 Psi. Level tersebut menunjukkan kondisi udara sudah tercemar asap dari hasil kebakaran lahan.
Selama beberapa hari belakangan ini, pantauan GoRiau.com, kabut asap tipis masih menyelimuti Kota Dumai. Bahkan saat malam, kabut asap pun kembali datang dan membuat jarak pandang terbatas. Partikel hasil pembakaran lahan yang terbakar, tentunya tidak baik jika terhirup oleh mahluk hidup.
''Tadi pagi memang udara tidak sehat, menurut data yang dikirim dari alat ISPU. Namun, sekitar pukul 07.08 WIB dilevel 93 Psi dan sekitar pukul 07.14 WIB dilevel 83 Psi. Hal ini menunjukkan, kualitas udara Kota Dumai berangsur sehat,'' ulas Kasi Lingkungan Hidup Kantor Lingkungan Hidup Kota Dumai, Pahlawani kepada GoRiau.com.
Sementara itu, berdasarkan citra satelit BMKG stasiun Pekanbaru-Riau, sekitar pukul 07.00 WIB, jarak pandang (visibility) di Kota Dumai 3 kilometer dan berasap. Hal itu dikarenakan, kandungan udara yang bercampur dengan embun.
''Pada umumnya cuaca di wilayah Riau cerah hingga berawan. Potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang terjadi di wilayah Riau bagian Barat, Tengah, dan Selatan pada pagi dan sore atau malam hari,'' jelas Kepala BMKG stasiun Pekanbaru-Riau, Sugarin. (dri)