“Kini, anak yatim dari kampung kecil Sungai Simbar telah menjadi pemimpin rakyat dan pembawa amanah adat. Ia bukan hanya milik rakyat Riau, tetapi juga kebanggaan Melayu,” ujar Zulkarnain.
Pembacaan riwayat hidup tersebut disambut haru oleh para tamu undangan, tokoh adat, dan masyarakat yang hadir. Momentum ini menjadi pengingat bahwa kepemimpinan yang besar selalu tumbuh dari akar perjuangan yang kuat.***