PEKANBARU, RIAUSATU.COM – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., yang resmi dilantik pada 17 Maret 2025 menggantikan Irjen Pol Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H., membuat pernyataan yang menyentuh hati masyarakat.
Dalam salah satu pernyataannya, Irjen Herry menegaskan, "Kita harus lebih rendah dari masyarakat dan berdiri lebih rendah dari masyarakat, karena kita adalah pelayan masyarakat."
Pernyataan tersebut mendapat apresiasi dari pengacara nasional Dr. Kapitra Ampera, S.H., M.H. Ia mengaku tersentuh karena dalam sejarah kepemimpinan Polda Riau, sejak era Kapolda Kolonel Pol Drs. Salim Siregar (1994-1995) hingga Irjen Pol Mohammad Iqbal (2021-2024), baru kali ini ada Kapolda yang menyampaikan pesan dengan makna mendalam seperti itu.
"Saya sangat mengapresiasi dan tersentuh oleh pernyataan ini. Hal ini menunjukkan sikap dan ketegasan bahwa polisi sejatinya adalah pelayan masyarakat yang benar-benar hadir untuk melindungi dan mengayomi," ujar Kapitra, Rabu (19/3/2025).
Kapitra menilai Irjen Herry bukan sosok asing di Riau. Ia dikenal bersahaja, mampu membangun hubungan baik dengan berbagai kalangan, tetapi tidak kompromi terhadap kejahatan.
"Para penjahat di Riau, apa pun bentuknya, sebaiknya berpikir ulang sebelum bertindak. Irjen Herry adalah sosok tegas, konsisten, dan tidak takut menghadapi kejahatan," tegas Kapitra.
Kapitra juga mengungkapkan rekam jejak cemerlang Irjen Herry dalam mengungkap berbagai kasus besar, mulai dari premanisme, narkoba, hingga terorisme. Salah satu prestasinya yang paling dikenal adalah penangkapan dan penembakan kaki John Kei, preman legendaris Jakarta pada 2012.
Saat itu, Irjen Herry dengan lantang menyatakan, "Saya tak gentar. Jangankan selangkah, setengah langkah pun saya tak akan mundur menghadapi dan membasmi premanisme, apalagi di Jakarta."
Maka dari itu, lanjut Kapitra, masyarakat Riau perlu mendukung penuh kepemimpinan Irjen Herry, karena segala kebijakannya bertujuan untuk keamanan dan kenyamanan warga.
"Sikap Kapolda ini harus menjadi teladan bagi seluruh aparat di Riau. Polisi harus benar-benar menjadi pelindung dan pengayom masyarakat. Jadikan institusi ini sebagai sahabat rakyat, tempat mereka merasa aman saat menghadapi ancaman kejahatan," tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Kapitra mengucapkan harapan besar kepada Kapolda Riau.
"Selamat bertugas, Jenderal. Saya bangga pada Anda. Sebarkan semangat ini kepada seluruh jajaran Anda," tutupnya. ***