Insisiatif itu kemudian berjalan selama 1 tahun. Peserta kurban mulai mendaftar dan menabung Rp 55 ribu setiap minggu.
"Pola ini kenapa nabung Rp 55 ribu, karena banyak warga juga buruh bangunan gajian setiap minggu. Ada juga wiraswata sampai pedagang, maka pola ini dinilai ringan bagi yang ingin ikut kurban khususnya pemuda," kata Raja.***