Ungsi Kabut Asap, Ibu Hamil 7 Bulan Ditolak Menginap Rumah Singgah

photo author
Administrator, Riau Satu
- Jumat, 20 September 2019 | 01:12 WIB

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Seorang ibu hamil 7 bulan Sri (27) warga jalan Pasir Putih, desa Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar ini, Kamis malam (19/9/2019) datang bersama suami dan anak-anaknya serta keluarga ke Rumah Singgah Dinas Kesehatan Provinsi Riau, jalan Gajahmada, Pekanbaru.

Tujuan mereka kesana untuk mengungsi dari kabut asap di Pekanbaru akibat kebakaran hutan dan lahan.

Suami Sri, Rian kepada wartawan mengatakan, ia bersama isterinya habis dari Rumah Sakit Sansani.

"Anak saya baru keluar dari Rumah Sakit Sansani. Dari sana, kami ke Rumah Singgah ini untuk mengungsi, karena tidak tahan kabut asap," katanya, Kamis malam (19/9/2019) di Rumah Singgah jalan Gajahmada, Pekanbaru.

Menurut Rian, rencananya ia dan isteri serta anak-anaknya akan menginap di Rumah Singgah Diskes Riau itu yang fasilitas didalamnya sudah disediakan Pemerintah.

Sebelum menginap, ia dan isterinya diberikan pelayanan berupa pemeriksaan kesehatan gratis.

Setelah itu, ia pun berencana ingin menginap disitu, namun ditolak.

"Rumah kami sudah dimasuki kabut asap. Jadi kami rencana mau ungsi disini semalam saja," akui Rian.

Dokter Sinta yang piket malam itu, kepada riausatu.com menjelaskan bahwa pihaknya tidak berani mengambil keputusan sendiri.

"Kalau untuk menginap, tidak bisa. Tapi, Coba saja hubungi dulu bapak Johannes," kata Sinta.

Sementara itu, penanggung jawab Rumah Singgah Diskes Riau yakni dokter Johannes kepada riausatu.com saat dikonfirmasi menjelaskan, bahwa Rumah Singgah tersebut hanya diperuntukkan untuk pengobatan kesehatan masyarakat yang terdampak kabut asap.

"Instruksi Gubernur begitu. Jadi kami hanya melayani masyarakat dalam bentuk pengobatan, bukan untuk ungsi atau inap," kata dokter Johannes.

Masih dikatakannya, kalau warga menginap atau mengungsi di Rumah Singgah itu, maka dikhawatirkan tidak ada yang menjaganya ketika ada keadaan darurat.

Dengan menikmati layanan 199, akhirnya isteri Rian dan anak-anaknya diantar pindah tempat ungsi dari rumah singgah Diskes Riau jalan Gajahmada ke PKPU jalan Paus menggunakan ambulance gratis.(fat)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

X