FGD Polsek Siakhulu Bahas Antisipasi Penyalahgunaan Dana Desa

photo author
Administrator, Riau Satu
- Senin, 22 Juli 2019 | 16:03 WIB

SIAKHULU,RIAUSATU.COM-Polsek Siakhulu, Jumat (19/7/2019) menggelar Forum Grup Discussion (FGD), bertempat di Gedung Taman Baca Masyarakat Dusun II, Kantor Desa Lubuk Siam, Kecamatan Siakhulu, Kabupaten Kampar.

Dalam kegiatan tersebut mengusung tema Antisipasi Penyalahgunaan Dana Desa yang Bersumber dari APBD/APBN di Wilayah Hukum Polsek Siakhulu, Polres Kampar.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Siakhulu Kompol Zulkarnain yang hadir berharap kepada masyarakat dan perangkat desa bisa membantu tugas-tugas Bhabinkamtibmas.

Selain itu, Kapolsek kepada riausatu.com menyebutkan bahwa kehadirannya itu juga menjalin silaturrahmi langsung kepada masyarakat.

Sementara itu, Kades Lubuk Siam Amrijono SPd kepada riausatu.com mengungkapkan bahwa dalam pengelolaan Dana Desa ini diawasi oleh Bhabinkamtibmas dan Kejari Kampar.

"Dana Desa ini mulai tahap pertama hingga kedua ini kami terus diawasi Bhabinkamtibmas yang selalu hadir ke desa, mulai pengerjaan hingga selesai. Mereka hadir ke desa melakukan pengambilan dokumentasi dan juga bertanya peruntukkan penggunaan dana desa," kata Kades Lubuk Siam.

Untuk desa Lubuk Siam ini tahun ini, akui Kades, dana desa hampir Rp 800 juta termasuk pemberdayaan.

"Tahap pertama ada pemberdayaan kader-kader Posyandu, gaji guru-guru honor. Untuk fisik pembangunan itu ada peningkatan badan jalan desa, semenisasi, perehapan posyandu, perlengkapan peralatan balita, air bersih, wc umum. Itu fisik hasilnya dari musrenbang desa. Dari hasil musrenbang desa di ACC kan oleh BPD kita, itu yang bisa kita masukkan APBDesa tahun ini. Dan APBD-P mungkin ada tahun ini ada Rp 700 juta dari Propinsi, tapi kegunaannya sampai sekarang belum tahu," ungkap Kades.

Masih dikatakan Kades Lubuk Siam, masing-masing item 1 papan proyek. Semuanya diawasi. Dan sekarang lagi menunggu tahap ketiga.

"Untuk tahap ketiga ini mungkin ada pembangunan yang akan dibangun lagi. Untuk sementara saat sekarang pembangunan sedang berjalan, ada yang sudah siap dan ada yang sedang mengerjakan," jelasnya.

Terkait pengaspalan jalan desa yang berlangsung itu, diakui Kades, itu dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat dari PU.

Mengenai Kamtibmas di Desa Lubuk Siam, Amrijono mengakui, sejak ada 3 pilar yakni Kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa, Alhamdulillah Kamtibmas tempat kami mulai merasa aman.

"Karena mereka hampir tiap hari ke desa. Sehingga pemuda-pemuda itu takut jika ingin melakukan suatu tindakan melanggar hukum," pungkasnya.(fat)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

X