Pegiat Literasi Rokan Hulu Baca Puisi

photo author
Administrator, Riau Satu
- Selasa, 22 Januari 2019 | 11:24 WIB

ROHUL,RIAUSATU.COM-Pegiat Literasi Rokan Hulu (Rohul), Minggu (20/1/2019) melakukan kegiatan Baca Puisi, bertempat di Taman Kota Pasir Pengarayan, Rohul.

Berbeda dengan agenda lapak buka pekan lalu, kali ini pegiat literasi Rokan Hulu menaja Baca Puisi dan dihadiri berbagai komunitas literasi seperti Rumah Baca Nugroho, Rumah Baca NiNa, Rumah Baca Syifa dan FLP Rohul.

Sekretaris Daerah Rokan Hulu Abdul Haris SSos MSi ikut meramaikan membaca puisi karya Nirma Herlina yang merupakan salah satu pengarang puisi yang juga pendiri rumah baca NiNa.

Abdul Haris ditemani istri dan anaknya itupun ikut membaca koleksi buku-buku pegiat Literasi Rokan Hulu.

Nirma Herlina sendiri adalah salah satu guru teladan di Provinsi Riau. Prestasi yang telah diraihnya tak membuat Nirma berhenti berkarya.

Nirma tidak hanya memberi cerita kosong didepan murid-muridnya, namun ia memberi teladan langsung dengan melahirkan karya puisi.

Mengapa puisi dipilih sebagai salah satu kegiatan di lapak buku kali ini? Nugroho, aktifis Rumah Baca Nugroho memberi alasan kepada awak media.

Menurut Nugroho, puisi adalah salah satu kegiatan sastra yang dapat menjadi jembatan solusi dari berbagai persoalan.

Diterangkannya, ketika dunia dipenuhi dengan kesemrawutan, puisilah yang memperbaikinya.

"Perubahan sosial banyak sejarah bangsa juga  dipengaruhi oleh puisi. Puisi membangun imajinasi. Imajinasi menggerakkan kesadaran menjadi gerakan positif. Sastrawan seperti Chairil Anwar, Sapardi Djoko Damono, WS Rendra, Taufik Ismail, Widji Tukul, Gus Mustofa Bisri adalah beberapa pencipta puisi yang sangat berpengaruh terhadap dunia sastra dan perubahan sosial di masyarakat Indonesia. Untuk itu, generasi muda, anak-anak harus dikenalkan puisi sejak dini", bebernya.

Dengan sedikit puitis, Nugroho meyakinkan bahwa ungkapkanlah rasa dihatimu dengan puisi.

Selain baca puisi, kegiatan melapak baca gratis juga ada kegiatan mewarnai.

"Untuk mewarnai, kertas dan crayon kami sediakan," demikian diungkapkan oleh Nirma Herlina salah satu pegiat literasi Rokan Hulu.

Salah satu anak-anak yang ikut mewarnai adalah putri Sekda Rokan Hulu.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut Lurah Pasir Pengarayan, Mukhlis didampingi istrinya.

"Bagus ada kegiatan seperti ini. Sambil bapak ibunya senam, anak-anaknya bisa ikut ke Taman Kota untuk membaca bahkan mewarnai," sebut Mukhlis.

Mukhlis mengimbau agar masyarakat ikut berdonasi untuk menyukseskan kegiatan lapak baca gratis ini, baik berupa buku, majalah bahkan juga uang.

"Karena kegiatan inikan butuh kertas, pewarna,  foto kopi dan mencetak. Kasianlah kalau pegiat  literasi yang nalangin semua dengan biaya pribadi mereka," kata Mukhlis.

Selain membaca puisi,  para pegiat literasi Rokan Hulu juga mendiskusikan kepenulisan puisi Hatiku dan langsung praktik menulis dengan pemateri Suyatri Yatri, guru SMPN 1 Rambah.

Para pegiat literasi tampak antusias dalam diskusi. Terdapat juga aktifis Forum anak Rokan Hulu.

Suyatri Yatri adalah seorang guru yang menggeluti bidang ilmu tersebut.

Yang berbeda dengan guru-guru yang lain, Suyatri terjun langsung mendampingi siswa, anak muda, dan siapapun yang memiliki minat untuk belajar puisi. Bahkan diluar jam belajar formal pun Suyatri menyediakan waktunya untuk pengembangan karya puisi di Rokan Hulu.

Masyarakat sangat antusias menyambut kegiatan ini.

Jannah, seorang karyawati bank swasta yang tinggal di Rambah Hilir membawa putrinya ke Taman Kota, karena mendengar ada kegiatan lapak baca ini pekan lalu.

Sedangkan Betlely seorang pengawas SMP juga menyambut baik kegiatan ini bahkan berjanji ikut melapak di Ahad yang akan datang.

Selain pegiat literasi, kegiatan ini juga diikuti oleh seorang dokter cantik, dr Rina yang pernah bersekolah di SMPM Rambah, sekolah yang membuatnya menggemari dunia baca.

dr Rina bertekad juga untuk membantu kegiatan literasi publik di Rokan Hulu.

"Ahad depan melapak baca gratis ini akan digerakkan oleh rumah baca Nugroho  dan rumah baca Amanda Syifa. Kepada masyarakat Rokan Hulu yang ingin membaca atau berdonasi kami silahkan datang Ahad depan pukul 07.00 -10.00 WIB," kata Pamula dari RB Nugroho saat menutup lapak baca hari ini.

Selain berprofesi sebagai guru di SMP Negeri 1 Rambah, Pamula juga terlibat aktif dalam dunia literasi Rokan Hulu.

Salah satu karyanya adalah Novel berjudul Rauf Sang Pembelajar.

Bersama teman-temannya yang semua rata-rata perempuan, Pamula tergerak untuk memberi inspirasi pada masyarakat Rokan Hulu untuk mengembangkan literasi.

"Ditengah maraknya teknologi HP, kami khawatir anak-anak tidak lagi berminat membaca buku. Belum lagi pengaruh negatif dari televisi, game online, dan sebagainya, sehingga mengembalikan budaya baca buku adalah upaya kami memberi jawaban atas masalah tersebut," tuturnya.(rls/fat)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

X