Perlunya Sinergi Cegah Tangkal Paham Radikalisme

photo author
Administrator, Riau Satu
- Senin, 30 Oktober 2017 | 19:39 WIB

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Kapolda Riau Irjen Pol Drs Nandang MH, Senin siang (30/10/2017) menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) instansi terkait dalam rangka cegah tangkal paham radikalisme, anti toleran dan anti pancasila di bumi Lancang Kuning Riau, bertempat di Hotel Premiere, jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Kapolda Riau kepada wartawan menyebutkan, kegiatan yang dilakukan tersebut untuk mensinergikan seluruh komponen bangsa.

"Kita cuma menggugah, bagaimana supaya tugas yang sama itu disinergikan. Karena dengan sinergi, hasilnya lebih bagus daripada sendiri-sendiri," ujar Kapolda Riau didampingi Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK.

Disambung Kapolda, kegiatan hari ini adalah Preemtif.

"Tugas Polri itu Preemtif, Preventif dan Represif. Nah ini, segi Preemtifnya, bagaimana masyarakat jangan mudah dipengaruhi menjadi kelompok radikal atau termasuk yang intoleransi dan anti Pancasila," kata Kapolda.

Kapolda menilai, toleransi di Riau ini luar biasa bagus.

"Tapi kalau kelompok radikal, saya tidak bilang bagus. Tapi kan kemarin sudah terbukti ada 5 orang yang kita tangkap oleh Densus 88 itu bagian dari radikalisme," sebut Kapolda.

Kapolda Riau berharap kita lebih meningkatkan kepekaan kepedulian lingkungan.

"Sesama tetangga kita harus lebih care, lebih peduli sehingga dengan kepedulian itulah yang bisa menangkal yang namanya radikalisme," harap Kapolda.

Guna meningkatkan pencegahan paham radikalisme dikalangan masyarakat, Irjen Nandang menambahkan bahwa peran serta Bhabinkamtibmas juga diperlukan.

"Salah satunya itu bagiannya. Kepala Desa, RT. Jadi RT mempunyai kewajiban. Setiap ada warga itu kalau tidak lapor, dia datangi. Siapa, apa kegiatannya, harusnya seperti itu. Dari situ akan lebih efektif. Padahal kepedulian, kepekaan terhadap lingkungan dimana kita ada itu kebutuhan hidup. Karena kita hidup tidak bisa sendiri," jelas Irjen Nandang.(fat)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Administrator

Rekomendasi

Terkini

X