"Tapi pas di perumahan kami yang bukan pejabat mereka seolah menganggap sepele. Cuma dicek malam lalu pulang, paginya baru datang lagi," katanya.
"Kami seperti dianak tirikan PLN. Di tempat kami tak ada penerangan sama sekali. Panas-panasan semalaman, anak rewel tak bisa tidur, kami juga kehabisan air. Lilin hanya mampu bertahan beberapa jam saja," ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut, Staf Humas PLN UP3 Pekanbaru Dwi Ramdhani membenarkan adanya listrik yang padam belasan jam itu. Dia menyebutkan, padamnya listrik lantaran ada trafo yang rusak.
"Untuk untuk penggantian travo sudah selesai dikerjakan, dan untuk pasokan listrik sudah kembali normal," kata Dwi.
Dwi menyebutkan, PLN meminta maaf atas ketidaknyamannya pelanggan akibat terputusnya pasokan listrik. Menurut Dwi, berdasarkan pemeriksaan petugas di lapangan, ada gangguan pada trafo distribusi. ***