otonomi

WHO Sebut Patah Tulang Bisa Sebabkan Kematian, Bupati Wardan: Waspadai Osteoporosis!

Sabtu, 24 September 2022 | 14:24 WIB
Pencanangan Gerakan Inhil melawan osteoporosis. (f: istimewa)

TEMBILAHAN, RIAUSATU.COM - Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Drs. HM Wardan MP  kepada seluruh warga untuk mewaspadai penyakit Osteoporosis. "Mari cegah osteoporosis dengan kegiatan olahraga."

Bupati Wardan mengatakan hal itu saat mencanangkan Gerakan Indragiri Hilir melawan Osteoporosis di Aula Bappeda Jl. Akasia No. 1 Tembilahan, Kamis (22/9/2022).

Menurut organisasi kesehatan Dunia (WHO), ujar Bupati Wardan, 50 % kejadian patah tulang bermula dari Osteoporosis yang berujung dengan cacat seumur hidup hingga kematian.

Peluang kejadian osteoporosis, baik pada wanita, kalangan lanjut usia, ataupun usia muda semakin meningkat dalam masa pandemi covid-19, dimana masyarakat lebih banyak beraktivitas secara daring.

Bupati Wardan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk dapat memasyarakatkan kegiatan olahraga senam pencegahan Osteoporosis ini sebagai upaya membangun kesadaran bersama akan pentingnya kesehatan tulang dan terhindar dari osteoporosis, Ungkap Bupati HM. Wardan.

Kegiatan pencanangan Gerakan Indragiri Hilir melawan Osteoporosis turut dihadiri, Unsur Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Edi Gunawan, Wakil Bupati H.Syamsuddin Uti, Ketua Perwasuti Provinsi Riau, Ketua TP PKK Hj. Zulaikhah Wardan serta seluruh Organisasi Wanita dan Camat Tembilahan Kota.

Dalam sambutannya, Ketua Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwasuti) Inhil Hj.Marwiyah Afrizal, mengungkapkan bahwa Senam Osteoporosis rutin di lakukan di Indragiri Hilir yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya dalam menjaga kesehatan tulang, untuk mencegah penyakit pengeroposan tulang atau osteoporosis.Sehingga tujuan Perwatusi dalam menurukan angka kejadian osteoporosis dapat tercapai.

"Harapan kami setelah Gerakan Inhil Melawan Osteoporosis ini di canangkan senam osteoporosis semakin dikenal masyarakat, tidak hanya di Kabupaten tetapi juga di tingkat Kecamatan dan Desa," katanya.***

Tags

Terkini