otonomi

Sebagian Aliran Air Dimatikan, El Syabrina: Dilematis juga Menaikkan Tarif Baru

Jumat, 23 September 2022 | 14:24 WIB
Asisten II Sekdako Pekanbaru El Syabrina (f: istimewa)

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kota (Setdako) Pekanbaru El Syabrina mengatakan kebijakan menaikkan tarif baru air bersih PDAM Tirta Siak dihadapkan dengan situasi yang dilematis.

"Sebab, pelayanan air bersih terkendala proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)," kata Syabrina Mal Pelayanan Publik (MPP), Pekanbaru Kamis (22/9/2022).

Dikatakan, sebagian kecil pelanggan PDAM sudah menikmati air bersih di sekitar Jalan Riau. Namun, sebagian pelanggan lagi tak bisa menikmati air bersih karena ada proyek IPAL di sekitar Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan M. Yamin.

"Sebenarnya dilematis juga mereka menaikkan tarif air bersih. Aliran air harus dimatikan karena ada proyek IPAL," tambahnya lagi.

Dalam grup koordinasi di WhatsApp, pihak PDAM meminta respon cepat dari kontraktor IPAL. Karena, pelanggan sudah hampir 15 hari tak menikmati air bersih di Jalan M. Yamin hingga Jalan Jenderal Sudirman. Sementara, kontraktor IPAL harus berkoordinasi dahulu dengan atasannya di Jakarta.

"Pelanggan sepanjang Jalan Sudirman juga sudah mulai galak. Sementara, pelanggan di Jalan M Yamin, sehari beli air bersih 5 galon," ungkap El Syabrina.

Dalam sehari, pelanggan PDAM harus merogoh kocek Rp25.000 di Jalan M. Yamin. Sementara, PDAM tak bisa mengatasi sendiri karena tergantung kontraktor IPAL.***

Tags

Terkini