PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) bekerjasama Polda Riau, melaksanakan vaksinasi massal, Kamis (3/2/2022), bertempat di halaman Kampus UMRI, jalan Tuanku Tambusai Ujung, Pekanbaru.
Kepada awak media, Kapolda Riau Irjen Iqbal mengatakan pihaknya membantu percepatan vaksinasi.
"Karena beberapa komunitas-komunitas harus juga melaksanakan percepatan laju vaksinasi," ujar Kapolda Riau Irjen M Iqbal.
Kita ketahui bersama, sebut Kapolda Riau, bahwa varian Omicron naik terus, termasuk di Provinsi Riau, termasuk di Kota Pekanbaru.
Masih dikatakan mantan Kadiv Humas Polri itu, walaupun tidak seperti daerah lain, namun kita tetap lakukan 2 antisipasi yakni Menerapkan Protokol Kesehatan dan Vaksinasi.
"Alhamdulillah, sudah 87 sekian hampir mendekati 90 persen dosis satu. Dosis dua mendekati 60 persen, lansia 60 persen. Artinya, kita tidak pada papan bawah, tetapi kita jangan cepat puas, karena 70 persen herd immunity itu hanya 7 persen daripada populatif keseluruhan Provinsi Riau," sebutnya.
Disebutkan lagi Kapolda Riau, masih banyak masyarakat yang belum divaksin.
"Oleh karena itu, saya dorong semua stakeholder, teman-teman Bupati, Walikota, Kapolres, Dandim dan semua berpacu untuk kegiatan vaksinasi," harapnya.
Rektor UMRI, DR Saidul Amin MA kepada riausatu.com menyebutkan Muhammadiyah punya komitmen untuk mensukseskan program vaksinasi ini.
"Alhamdulillah, hari ini kegiatan vaksinasi kita kerjasama dengan Polda Riau. Ini merupakan perlambangan bahwa sesungguhnya antara Perguruan Tinggi dengan penegakan hukum itu menjadi satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan, harus saling bantu-membantu, harus saling tolong-menolong," kata Rektor Umri.
Rekror Umri berharap, badai virus Covid-19 ataupun Omicron cepat berlalu.
Ditambahkan Ketua Panitia Pelaksana Vaksinasi Massal UMRI, Jayus S Sos MIKom,
Polda Riau sudah kerjasama dengan Umri ketiga kalinya mensukseskan program pemerintah dalam hal ini vaksinasi.
"Polda Riau sudah menyiapkan 1500 dosis bagi peserta vaksinasi terdiri dari vaksin pertama kedua dan booster. Vaksin pertama Sinovac, vaksin kedua Sinovac dan vaksin Booster yakni Pfizer, Moderna, Astrazeneca, Sinovac dengan peserta terdiri dari mahasiswa dan dosen serta masyarakat umum," terang Jayus.(ift)