otonomi

Inilah Terobosan Satlantas Polres Kampar Untuk Permudah Pelayanan Masyarakat

Senin, 11 November 2019 | 14:15 WIB

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Satlantas Polres Kampar banyak melakukan inovasi atau terobosannya yang berguna bagi masyarakat Kabupaten Kampar.

Kapolres Kampar AKBP Asep Dermawan melalui Kasatlantas Polres Kampar AKP Pauzi kepada riausatu.com mengatakan, terobosan yang ia lakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Kita berikan untuk masyarakat terutama di Regident khususnya di SIM. Di SIM itu kita sudah buat SIM Online untuk mempermudah masyarakat dan juga ada aplikasi SIM OCU (Online Cepat dan mUdah). Itu sudah terintegritas dengan SIM-SIM lainnya," ujar AKP Pauzi saat menghadiri kegiatan peluncuran TANJAK oleh Samsat Riau, Senin (11/11/2019) di Prime Park Hotel, jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

Menurutnya, program inovasi SIM OCU ini sudah berjalan dan bertujuan mempermudah masyarakat Kampar.

"Ketika masyarakat membuka aplikasi di playstore dan langsung upload. Dan ketika ingin mengurus SIM besok paginya, malam ini bisa langsung mengisi data-datanya. Ketika sudah membayar PNBP dan lulus dari teori praktik maupun ujian lapangan, bisa meninggalkan tempat," ungkapnya.

Selanjutnya, kata AKP Pauzi, Satlantas Polres Kampar juga memiliki Delivery Service untuk di Kota Bangkinang.

Sambungnya, Samsat juga begitu, ketika masyarakat sudah membayar PNBP, Pajak ataupun Pengesahannya, baik itu perpanjangan maupun 1 tahun, ketika itu masyarakat tidak ada waktu untuk menunggu, maka kami lakukan Delivery Service.

"Dan masyarakat sudah banyak mengetahuinya," terangnya.

Untuk tingkat kepuasan masyarakat itu sendiri, kata AKP Pauzi, Satlantas Polres Kampar telah membuat kotak manual.

Berharap Mesin Touchscreen

"Kami berharap kotak manual tersebut kedepan bisa menjadi Touchscreen atau layar sentuh seperti dalam pelayanan yang ada di Perbankan. Karena itu sangat menentukan bagi kami. Ada kategori-kategorinya yakni Puas, Sangat Puas, Tidak Puas dan Sangat Tidak Puas. Dan disitu juga ada mencerminkan anggota, masyarakat bisa menilai langsung bagaimana pelayanan anggota terhadap masyarakat, apa humanis, apa tidak. Dengan touchscreen itu, hasilnya bisa di print out dan tidak bisa direkayasa," bebernya.

Diakui Kasatlantas Polres Kampar, masih ada masyarakat di pelosok yang belum bayar pajak kendaraan dikarenakan faktor ekonomi atau jauhnya jarak tempuh.

"Dengan adanya program Tanjak ini sangat mendukung sekali bagi masyarakat yang ada di pelosok. Dan saya setuju sekali dengan program ini. Mudah-mudahan peningkatan dari pajak wilayah Riau ini meningkat," terangnya.

AKP Pauzi juga mengimbau kepada pengusaha-pengusaha yang kendaraannya berdomisili di Riau untuk bisa dilakukan mutasi pada plat kendaraannya.

"Karena kalau sudah dimutasi, pajaknya kan untuk Riau," tutupnya.(fat)

Terkini