otonomi

Kapolda Riau Buka Puasa Bersama dengan Wartawan

Jumat, 16 Juni 2017 | 13:02 WIB

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Kapolda Riau Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara beserta pejabat utama Polda Riau dan staff, Kamis sore (15/6/2017) melaksanakan kegiatan Buka Puasa Bersama Wartawan serta anak-anak yatim dari Panti Asuhan Al-Hasanah dan Panti Asuhan Amanah, Purnawirawan Polri, Warakauri dan personel Polda Riau, Purnawirawan Polri, Warakauri, bertempat di Ballroom Hotel Aryaduta, jalan Diponegoro Pekanbaru.

Adapun kegiatan ini dilaksanakan dengan maksud menjalin silaturahmi antara Kapolda Riau beserta Staf dengan wartawan mitra Polda Riau dan anggota masyarakat untuk menciptakan kondisi berkesinambungan yang baik dalam peningkatan citra positif Polri melalui media dimata masyarakat.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran, dan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan wartawan.

Perwakilan wartawan dari media Mx Pekanbaru, Ade, dalam sambutannya mengucapkan rasa terimakasih kepada Kapolda Riau atas penyelenggaraan kegiatan Buka Puasa Bersama.

Ade berharap, hubungan Wartawan dan Polda Riau bukan hanya sekedar mitra namun akan menjadi Saudara Polda Riau.

Selanjutnya, Kapolda Riau dalam sambutannya menyampaikan tentang keterbukaan informasi, apabila ada kesalahan terhadap Polda Riau silahkan diberikan kritik  dan dapat menghubunginya.

Selain itu, kata Kapolda, kegiatan ini diadakan dengan maksud untuk mempererat hubungan silaturahmi yang dekat dan untuk saling bertukar pikiran dan informasi terhadap wartawan dalam menyampaikan informasi publik sehingga tercipta keamanan yang diharapkan masyarakat Riau.

Kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada perwakilan wartawan, purnawirawan, dan anak-anak panti asuhan.

Sembari menanti waktu berbuka puasa, Ustad Drs H Amhar Nasution MA memberikan tausiah agama.

Dalam tausiahnya, Ustad Amhar berpesan agar setiap manusia, siapa saja orangnya senantiasa selalu menjaga suasana yang tenang dan mendamaikan.

Dikatakan lagi Ustad Amhar, bahwa Polri dan wartawan adalah dua pihak yang sama-sama mampu mencegah berita hoax. Oleh karena itu, kedua pihak ini adalah pihak yang sangat diharapkan mampu untuk menjaga dan mencegah berita hoax.

ia menambahkan, Polri dengan program Kapolri Tito yang dijalankan saat ini dengan slogan Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter) diyakini akan mampu membawa kedamaian yang diharapkan tersebut.

"Jika seorang ulama atau da'i hanya punya kesempatan menyampaikan pesan-pesan sosialisasi, maka Polri mampu melakukan lebih yakni menyampaikan pesan preemtif, melakukan upaya pencegahan dan sekaligus upaya represif atau upaya penindakan. Sehingga dengan tiga kewenangan ini sekaligus, maka institusi Polri dapat bertindak lebih banyak dibanding yang bisa dilakukan seorang ulama atau seorang da'i," jelasnya.

Acara tausyiah singkat ini kemudian ditutup dengan acara buka puasa bersama dan shalat maghrib di lingkungan hotel Aryaduta Pekanbaru.(fat)

Terkini