otonomi

Pola Penanaman Pohon Pelindung di Median Jalan Pelalawan Tak Sesuai Kaidah Lansekap

Jumat, 5 Agustus 2016 | 20:53 WIB

PELALAWAN, RIAUSATU.COM-Pola penanaman pohon pelindung di median jalan baru menuju akses perkantoran Pemkab Pelalawan di Kota Pangkalan Kerinci terkesan amburadul asal tanam saja tidak sesuai dengan kaidah Arsitektur Lansekap. Alhasil, pintu gerbang masuk Kota Pangkalan Kerinci yang bangunannya sudah bagus dan monumental tidak didukung dengan pola penanaman pohon pelindung yang baik.

Demikian ditegaskan Ketua Forum Arsitek Lansekap Indonesia (FALI) Provinsi Riau Ir Aznil Fajri Jumat (5/8/2016) kepada riausatu.com di Pekanbaru.

Menurutnya, tidak hanya di pintu gerbang masuk ke Kota Pangkalan Kerinci Pelalawan pola dan pemilihan pohon pelindungnya salah. Di kawasan pusat Kota Pangkalan Kerinci juga pemilihan dan pola penamanan pohon pelindung tidak tepat. Kota ini masih panas terik minim penanaman pohon pelindung.

''Oleh sebab itu Pemkab Pelalawan melalui Dinas PU Pelalawan haruslah selektif memakai tenaga ahli bersertifikasi lansekap untuk pekerjaan perencanaan dan pekerjaan fisik serta pengawasan proyek-proyek lansekap seperti pekerjaan Ruang Terbuka Hijau (RTH), taman kota, taman median jalan, taman perkantoran dan lain-lain,'' kata Ir Aznil.

Aznil berharap kepada Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Riau untuk bisa mengawasi dan mengaudit kembali dokumen proyek di Dinas PU Pelalawan terkait pekerjaan berbagai proyek RTH, Taman kota, Taman Perkantoran dan sejenisnya apakah benar telah memakai tenaga ahli lansekap bersertifikasi. Jika tidak maka hal ini bisa diproses dan ditindak tegas.(fat)

Tags

Terkini