otonomi

Hadapi Puncak Arus Balik, Dishubkominfo Pekanbaru Siapkan Pelayanan Maksimal

Sabtu, 9 Juli 2016 | 16:54 WIB

PEKANBARU, RIAUSATU.COM-Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Pekanbaru, Provinsi Riau memprediksi puncak arus balik jalur darat Idul Fitri 1437 Hijriah di wilayah setempat terjadi pada Sabtu dan Minggu, 9-10 Juli 2016.

''Senin semua anak sekolah dan perkantoran sudah masuk kembali,'' kata Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Darat Dishubkominfo Pekanbaru, Sunarko kepada Antara di posko terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru, Jumat.

Sunarko menjelaskan arus mudik kali ini berbeda pola puncaknya dengan arus balik. Dimana terjadi justru H-3.

Sementara arus balik terjadi dihari terakhir libur, yakni Sabtu dan Minggu.

''Diperkirakan pada dua hari tanggal 9-10 arus balik paling padat,'' terangnya, sebagaimana dilansir Antara.

Untuk itu pihaknya sudah mempersiapkan pelayanan yang maksimal. Dengan membuka posko di terminal BRPS sejak tanggal 29 Juni atau H-7 hingga 14 Juli yakni H+7.

Selain itu juga menempatkan petugas di wilayah perbatasan kota. Lokasi yang padat dan rawan macet.

''Kami akan pantau arus balik nantinya,'' tegas dia.

Ia juga mengingatkan para pengguna jalur darat dari Sumatera Barat agar mewaspadai jalur padat saat memasuki Riau.

Pihaknya juga sudah menyiapkan rambu lalu lintas untuk menggunakan jalur arternatif guna terhindar dari jebakan macet di daerah.

''Khusus kendaran pribadi dari Sumbar setibanya di daerah Tambang hendaknya langsung belok ke kanan menggunakan jalur alternatif,'' sarannya.

Karena lewat jalur Tambang ini pengendara bisa tembus ke Kubang Ray.

''Jadi tidak melewati Jalan Garuda Sakti lagi,'' sarannya.

Karena menurut prediksi sambung Sunarko, saat puncak arus balik simpang Jalan Garuda Sakti akan ada kepadatan lalulintas .

''Agar terhindar sebaiknya gunakan jalur alternatif,'' tegas dia lagi.

Sebelumnya diberitakan puncak mudik Idul Fitri 1437 Hijriah terjadi Minggu pada H-3.

''Jumlah penumpang mudik Idul Fitri 1437 H Minggu mencapai 1.900 orang,'' kata Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Darat Dishubkominfo Pekanbaru, Sunarko.

Tahun lalu arus mudik itu terjadi secara serentak dan menyeluruh. Tahun ini terlihat berangsur dan bertahap.

Ini dikarenakan libur panjang murid sekolah sudah dimulai sejak awal Ramadan. Jadi tidak lagi terjadi penumpukan keberangkatan pada satu hari menjelang lebaran namun sudah jauh hari.

''Arus mudik sudah berlangsung sejak 29 Juni 2016 kemarin,'' katanya menerangkan.

Selain itu masih menurut Sunarko para pegawai swasta dan terutama pegawai negeri juga sudah libur bersama sejak Jumat.

Sementara pada H-2 dan H-1 arus mudik sudah turun hanya separuhnya.

Ia menambahkan untuk mudik Idul Fitri 1437 H pihaknya menyediakan 212 bus dengan jumlah 3.600 tempat duduk.

''Setiap hari jika dirata-ratakan ada 1.500 penumpang yang mudik sejak tanggal 29 Juni,'' katanya menambahkan. (dri)

Tags

Terkini