otonomi

Berantas Karlahut, Dandim Tegaskan Babinsa Siaga 24 Jam

Redaktur
Rabu, 25 Mei 2016 | 11:24 WIB

KAMPAR, RIAUSATU.COM-Dandim 0313/KPR Letkol Kav Yudi Prasetyo berupaya keras memotivasi jajarannya serta berbagai pihak termasuk masyarakat umum untuk memberantas dan mencegah kebakaran lahan dan hutan di wilayah Kampar, Pelalawan dan Rokanhulu (KPR). Masyarakat diimbau menghentikan kebiasaan membakar lahan karena masih banyak cara yang dapat dilakukan untuk membuka lahan, salah satunya dengan cara fermentasi.

Demikian disampaikan oleh Dandim 0313/KPR Letkol Kav  Yudi Prasetyo, Selasa (24/5) ketika berbincang tentang berbagai kegiatan yang dilakukannya untuk memantau dan menindak para pembakar lahan di wilayah teritorial Kodim 0313/KPR.

''Saya mengharapkan kepada seluruh komponen masyarakat di wilayah Kampar, Pelalawan dan Rokanhulu untuk menghentikan kebiasaan membakar lahan. Masih banyak cara membuka lahan, diantaranya dengan sistem fermentasi. Babinsa dari Kodim 0313/KPR siap mengajarkan jika diperlukan,’’ ungkap Dandim, sebagaimana dilansir kamparkab.go.id.

Disebutkan Dandim bahwa cara membakar bukanlah cara terbaik dalam membuka lahan, sebab dampak negatifnya lebih banyak dibandingkan dengan dampak positifnya. ''Dengan dibakar sebenarnya itu yang dibakar hanya karbonnya saja, kalau difermentasi dengan bantuan pupuk organik, maka tanah akan lebih subur,’’ sebutnya.

Untuk memantau dan mencegah karlahut di Kampar, Dandim menegaskan kepada seluruh Babinsa agar selalu siaga atau disebutkannya dengan istilah tidak boleh tidur. ''Babinsa harus selalu siap siaga 24 jam, dan siap untuk mendatangi lokasi bila ada informasi, apakah itu pagi, siang, malam atau dinihari sekalipun,’’ tegasnya.

Dandim bertekat untuk mendukung terwujudnya Riau tanpa asap. “Mari ciptakan Riau tanpa asap tahun 2016. Mari kita buat sejarah bahwa Riau bisa terbebas dari asap. Perlu kekuatan moril dan keberanian kita semua untuk memberantas karlahut,’’ucapnya.

Sebelumnya, Dandim melaksanakan Sayembara Karlahut untuk mencegah dan memberantas karlahut di Kampar, Pelalawan dan Riau. Untuk memenuhi janji sayembara tersebut, Dandim sudah empat kali menyerahkan penghargaan dan uang tunai Rp2 juta kepada aparat dan masyarakat yang berhasil menangkap pelaku perambah dan pembakaran hutan. Terbaru, penghargaan diserahkan pada Senin (23/5) di Lapangan Makodim KPR Jalan Sudirman Bangkinang Kota. (dri)


Tags

Terkini