otonomi

Ketua Rombongan Kerajaan Perak Malaysia Kunjungi Kampar

Redaktur
Selasa, 17 Mei 2016 | 09:35 WIB

KAMPAR, RIAUSATU.COM-Datuk Ismail mengatakan bahwa sambutan meriah kepada kami masyarakat kecil di Malaysia merupakan bentuk kepedulian Bupati Kampar Jefry Noer untuk membagi ilmu dan pengalaman dalam menuntaskan kemiskinan yang ada di Kerajaan Perak Malaysia, dan juga bentuk keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar dan Indonesia dalam menjalin kerja sama antara Indonesia dan Malaysia. Demikian dikatakan Datuk Ismail yang juga bertindak sebagai Ketua rombongan Peserta Pelatihan Teknologi RTMPE Kerjasama Perak Malaysia di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Senin (16/5).

Selanjutnya Datuk Ismail mengatakan bahwa 22 peserta pelatihan ini akan digembleng selama 2 minggu, dan Dirinya juga mengharapkan keseriusan peserta pelatihan untuk mengikuti setiap kegiatan hingga selesai nantinya ungkap Datuk Ismail.

Datuk Ismail juga mengharapkan “Tunjuk Ajar” seluruh instruktur dan juga menerima pencerahan langsung dari Jefry Noer, dan juga peserta mampu menyerap berbagai ilmu pengetahuan yang diberikan di pelatihan ini ujarnya.

Dalam sambutannya Bupati Kampar Jefry Noer mengajak masyarakat untuk ikut mensukseskan program ini,  program yang baik ini di lirik luar negeri, malah kita di Kampar tidak menerapkan" Kata Jefry Noer.

''Sedangkan Masyarakat Malaysia dari Kerajaan Perak mau membayar pelatihan, Pemda Kampar menghabiskan, tetapi masyarakat kita masih enggan belajar RTMPE,'' katanya, dilansir kamparkab.go.id.

Program RTMPE telah dikenal, sehingga program ini bukan hanya dikenal tapi juga merambah ke  masyarakat" ujar Jefry Noer.

Ditambahkan Jefry Noer, program Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi merupakan program yang tepat ketika kebutuhan pangan masyarakat Kabupaten Kampar masih diimpor dari luar daerah, di dalam lahan RTMPE petani hanya membeli beras, minyak goreng, garam dan gula sedangkan kebutuhan lainnya dihasilkan RTMPE.

Ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Datuk Maarani ke Lahan Percontohan RTMPE beberapa waktu yang lalu, dan membawa serta Kepala Kampung untuk belajar, ini bentuk keseriusan Kerajaan Negeri Perak Malaysia untuk meningkatkan perekonomian masyarakatnya ujar Jefry Noer.

Peserta pelatihan Teknologi RTMPE yang berjumlah 22 orang dari kerajaan Perak malaysia yang akan belajar di Kampar tentang program RTMPE, ini merupakan kebanggaan tersendiri, karena Program Kabupaten Kampar bisa diterima dari luar.

Pelatihan angkatan pertama tahun 2016 ini di mulai hari ini hingga 30 Mei Mendatang, selain peserta dari kerajaan Malaysia terdapat juga peserta dari Kecamatan se Kabupaten Kampar. Dalam kesempatan pembukaan pelatihan Teknologi RTMPE dihadiri  Ketua Rombongan peserta pelatihan dari Kerajaan Perak Malaysia Datuk Ismail, Kementerian PDT dan transmigrasi RI  Drs. Sugeng Riyono M. Si,  Kementerian PDT dan transmigrasi RI, DR. Ryan Nugroho Universitas Indonesia dan Tenaga Ahli Sekkab RI dan Edi Sabara MGO yang diperbantukan Kemendes (pusat Study Desa pada acara kunjungan Kementerian PDT dan transmigrasi RI serta Kepala SKPD, Kepala Desa beserta Camat Se-kabupaten Kampar. (dri)


Tags

Terkini