PELALAWAN, RIAUSATU.COM-Bupati Pelalawan HM.Harris, didampingi Asisten III Setda Pelalawan Emir Efendi, Kadiskessos Pelalawan MD. Rizal, Kadisnakertrans Pelalawan Nasri Fisda, Kepala Bappeda Pelalawan Syahrul Syarif, Ketua PKK Pelalawan Ibu Mainar Harris, Ibu Wakil Bupati, Ibu Sekdakab Pelalawan, Camat Pangkalan.Kerinci, dan tokoh Masyarakat, melepas Pawai Ta’ruf pembukaan MTQ ke 2 Tingkat Kecamatan Pangkalan Kerinci di Desa , Selasa (26/4).
MTQ ke 2 Tingkat Kecamatan Pangkalan Kerinci berlangsung dari 26 – 29 April 2016. Dan diikuti oleh Qori dan Qoriah dari 3 Kelurahan dan 4 Desa yang ada di Kecamatan Pangkalan Kerinci.
Dalam sambutannya, Bupati Pelalawan HM.Harris mengucapkan terimakasih kepada Kecamatan, Lurah, Kades dan seluruh panitia penyelenggara yang telah berkerja keras sehingga acara ini dapat terlaksana dengan lancar.
Kepada seluruh khafilah, melalui MTQ ini marilah kita tingkatkan prestasi dibidang mengaji dan pemahaman Alqur’an sehingga menjadi generasi penerus yang agamis dan dapat berkifrah di MTQ di tingkat Kabupaten, Propinsi maupun Nasional dan dapat mengharumkan nama Kabupaten Pelalawan.
Pada kesempatan tersebut Bupati Harris juga menegaskan, kepada Camat, Lurah, Kades dan terutama para KUA maupun tokoh agama untuk dapat memsosialisasikan Perda Program Magrib mengaji. Dan sekarang ini Pemerinta bersama DPRD Sedang membahas Ranperda magrib mengaji tersebut.
''Kedepan kalau waktu magrib tiba, bagi umat islam tidak boleh ada lagi kegiatan lain selain mengaji baik itu di Masjid maupun di Surau – surau. Mudah – mudahan dalam waktu tiga bulan Perda tersebut sudah selesai,'' tegas Harris.
Sasarannya agar anak- anak generasi penerus kita selaku umat muslim menjadi anak yang gemar membaca Alqur'an. Dan bagi masyarakat yang non muslim, kita juga menghimbau untuk tidak melakukan kegiatan atau aktifitas di saat magrib sehingga dapat mengganggu umat muslim yang sedang mengaji di Masjid maupun Surau.
''Ke depan kita juga akan menerapkan peraturan yaitu bagi anak-anak kita yang akan masuk sekolah tingkat SMP salah satunya saratnya harus pandai membaca Alqur'an,'' tambahnya. (sam)