otonomi

Masyarakat Dihimbau Proaktif Padamkan Api

Redaktur
Kamis, 30 Juli 2015 | 15:46 WIB

KAMPAR, RIAUSATU.COM-Masyarakat Kabupaten Kampar dihimbau pro aktif memadamkan api ketika terjadinya kebakaran lahan dan hutan (Karlahut). Masyarakat diminta jangan selalu menunggu pemadaman  oleh pihak pemadam kebakaran dari Pemerintah Kabupaten Kampar.
Himbauan tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar Irtarius kepada Kamparkab.

Berdasarkan data yang diterima BPBD Kabupaten Kampar, kejadian kebakaran lahan di Kabupaten Kampar selama bulan Juli 2015 cukup tinggi yakni mencapai 64 kali kejadian.

Rentetan kebakaran lahan dan hutan terjadi di Kabupaten Kampar beberapa pekan terakhir pada masa kemarau panjang yang melanda wilayah Kabupaten Kampar.

Peristiwa terakhir terjadi Selasa (28/7/2015) kemarin di lahan kosong belakang Kantor Bupati Kampar yang lama di daerah Bukit Cadika Bangkinang dan di Desa Merangin, Kecamatan Kuok.

Pada awal Juli lalu saat bulan Ramadan, kawasan Cadika Bangkinang juga dihantam si jago merah, lokasinya persis di belakang Kantor DPRD Kabupaten Kampar yang lama. Peristiwa ini mendapat perhatian yang cukup besar dari warga Bangkinang.

Belum lama ini, sebagaimana dilansir kamparkab.go.id, tepatnya Rabu (22/7/2015) pekan lalu, peristiwa kebakaran lahan juga terjadi di Desa Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar. Kebakaran menghangus 2 hektar lahan kebun karet dan lahan kosong. Peristiwa ini mendapat perhatian dari pengendara yang melintasi jalur Riau-Sumbar karena berada di samping jalan nasional tersebut.

Sebelum kebakaran di Pulau Gadang, dua lokasi di Desa Merangin juga diamuk si jago merah, satu lokasi berada di Kawasan PLTA Koto Panjang dan lokasi lainnya di pinggir jalan Rantau Berangin-Pasir Pengaraian. Karhutla juga sering tampak di daerah Rimbo Panjang Kecamatan Tambang menjelang perbatasan Kampar-Pekanbaru, bahkan di daerah itu asap selalu tampak keluar dari lahan gambut itu.

Terkait hal ini, Kepala BPBD Kampar Irtarius ketika diminta tanggapannya apa saja upaya yang dilakukan BPBD Kampar dalam melakukan pemadaman menyebutkan bahwa pihaknya selalu melakukan koordinasi dengan berbagai pihak diantaranya TNI hingga ke jajaran Koramil dan Babinsa, kepolisian, kepala desa dan regu pemadam kebakaran dari Unit Damkar Kabupaten Kampar.

''Kami juga menghimbau peran aktif masyarakat dalam melakukan pemadaman. Masyarakat menganggap yang bertanggungjawab melakukan pemadaman ini adalah pemerintah saja. Kalau memang ada nampak api dipadamkan dulu. Waktu kecil dijinakkan dulu,'' tegas Irtarius.

Lebih lanjut dia minta masyarakat jangan melakukan pembakaran lahan dan berhati-hati terhadap berbagai kemungkinan terjadinya kebakaran seperti berhati-hati dalam membuang puntung rokok.
Asap Makin Pekat

Dari pantauan, Rabu (29/7/2015) asap tampak semakin pekat di berbagai wilayah Kabupaten Kampar mulai dari wilayah XIII Koto Kampar, Tapung, Tambang hingga ke daerah Kampar Kiri. Pada umumnya wilayah Kampar dikepung asap. (dri)

Tags

Terkini