otonomi

Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan, BNPB Dukung Upaya Mitigasi Berbasis Teknologi OMC

Selasa, 29 April 2025 | 14:22 WIB
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bersama Gubernur Riau Abdul Wahid saat menghadiri Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Selasa 29 April 2025. (ft: ist).

 

 

PEKANBARU, RIAUSATU.COM - BNPB akan mendukung upaya mitigasi karhutla berbasis teknologi melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang akan dimulai pada 1 Mei 2025.

Hal tersebut dikatakan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat berada di Kota Pekanbaru, Riau.

"OMC ini nantinya akan fokus pada pembasahan lahan gambut dan pengisian embung untuk menghadapi musim kemarau. Karena sesuai prakiraan BMKG, akhir musim hujan dan awal kemarau di Riau diperkirakan terjadi pada dasarian 1 Mei 2025," kata Letjen Suharyanto saat menghadiri Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Karhutla di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Selasa 29 April 2025.

Sebagai penguatan satgas darat karhutla, BNPB juga akan memberikan dukungan bantuan logistik dan peralatan, seperti sepeda motor khusus karhutla, pompa lengkap, genset, alat pelindung diri, tenda, makanan siap saji, hingga hygiene kit.

Tak hanya itu, dukungannya BNPB juga telah menyiapkan 1 unit pesawat untuk OMC, 1 helikopter patroli yang saat ini telah berada di Riau, serta 3 helikopter Kamov water bombing yang akan beroperasi mulai awal Mei 2025.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menekankan pentingnya pencegahan dini di darat dalam penanggulangan karhutla.

"Penanganan karhutla jangan hanya menunggu api besar. Sebisa mungkin, lakukan langkah-langkah pencegahan di darat sebelum menggunakan heli water bombing," tegasnya.

Dengan koordinasi intensif antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, diharapkan potensi karhutla pada musim kemarau 2025 dapat ditekan seminimal mungkin.

Sebelumnya, Menko Polkam RI Budi Gunawan mengimbau agar Gubernur, Bupati dan Walikota di Provinsi Riau untuk melakukan koordinasi dengan BNPB dan Kementerian terkait lainnya untuk bersama-sama melakukan pencegahan Karhutla.

"Kepada Gubernur, Bupati dan Walikota yang wilayahnya rawan karhutla, saya titipkan pesan untuk segera memperkuat kesiapsiagaan. Lakukan koordinasi dengan BNPB dan kementerian terkait," tegas Menko Polhukam Budi Gunawan. ***

 

Tags

Terkini