otonomi

Kembali Ciptakan Desa Bebas dari Api, PT SRL Dapat Apresiasi

Minggu, 30 Juni 2024 | 03:51 WIB
Teks: Fahmi Panjaitan selaku manajemen PT SRL melakukan MoU desa bebas dari api yang disaksikan perwakilan Polres Inhil, Kodim 0314/Inhil, Camat Tempuling, Kepala KPH Mandah, DLHK Inhil, dan BPBD Inhil. (foto: (PT SRL))

INHIL,RIAUSATU.COM-PT Sumatera Riang Lestari (SRL) Blok VI yang beroperasi di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, melakukan penandatanganan nota kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) dengan 3 desa, bertempat di Hotel Top 5 Tembilahan, Kamis (27/6/2024).

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani oleh manajemen PT SRL dan Kepala Desa Mumpa, Teluk Jira dan Harapan Jaya yang mana merupakan mitra PT SRL dalam mewujudkan Free Fire Village (FFC) dalam periode ini.

Penandatanganan MoU tersebut disaksikan oleh Kapolres Indragiri Hilir, Dandim 0314/Inhil, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Inhil, Kalaksa BPBD Inhil, Kepala KPH Mandah, Camat Tempuling, Danramil dan Kapolsek Tempuling.

Dalam kesepakatan itu tertuang, jika ketiga desa mampu menjaga arealnya tidak terjadi Karhutla, maka desa akan mendapat reward sebesar Rp 100 juta dalam bentuk bangunan fisik dari PT SRL.

Manajemen PT SRL, Fahmi Panjaitan, dalam sambutannya menyampaikan, PT SRL Blok VI sudah menjalankan program FFV ini sejak 2020 lalu yang melibatkan 2 desa dalam tiap periode.

"Karena dinilai berhasil menurunkan angka Karhutla pada desa binaan secara signifikan, kali ini manajemen melibatkan lebih banyak lagi mitra menjadi 3 desa," tutur Fahmi.

Kapolres Indragiri Hilir yang diwakilkan oleh Kasat Samapta Polres Inhil AKP Andi Aceh SH MH mengapresiasi program yang diinisiasi PT SRL.

Menurutnya, selama ini sebagian besar pihak hanya bisa mengimbau dan menyampaikan ancaman hukuman, jika sampai terbakar akan ditangkap dan berhadapan dengan 3 ancaman pidana.

"Di sini SRL datang dengan pendekatan persuasif, mengedukasi dan memberikan reward jika berhasil. Semoga program ini bisa menjadi rool model bagi perusahaan lain di Inhil," ucap Kasat Samapta Polres Inhil.

Sementara itu Dandim 0314/Inhil yang diwakilkan oleh Kapten Agus Purwanto mengimbau seluruh lapisan masyarakat, aparatur desa dan kecamatan agar bisa mensupport dan mensukseskan program desa bebas dari api ini.

"Karhutla adalah musuh bersama, sehingga untuk mengatasinya juga harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat, perusahaan dan pemerintah," kata Kapten Agus.

Camat Tempuling, Muhammad Yunus S Sos MM turut menyampaikan bentuk apresiasi atas konsistensi SRL dalam mencegah dan menanggulangi Karhutla di Inhil.

"PT SRL sudah menunjukkan upaya yang serius saat membantu pemadaman Karhutla di desa sekitar konsesi dan juga memotivasi masyarakat untuk menjaga arealnya bebas dari Karhutla dengan reward. Saya berharap setelah periode ini, ada atau tidaknya reward, masyarakat akan tetap konsisten dalam menjaga desa bebas dari Karhutla," kata Camat Tempuling.(rls)

Tags

Terkini