PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Suasana malam bulan Ramadhan di Jalan Thamrin, Kota Pekanbaru terasa berbeda dari biasanya. Lampu jalan menerangi lintasan sepanjang 100 meter, sementara ratusan pasang mata tertuju ke garis start, Rabu 11 Maret 2026 malam.
Sorak-sorai penonton menggema ketika para pelari bersiap memacu langkah dalam kegiatan Go Sprint Go Green Seri VI yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB.
Kegiatan ini kembali menyedot perhatian masyarakat dengan menghadirkan ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga remaja.
Tak hanya peserta, warga yang datang sebagai penonton juga memadati sepanjang lintasan, menciptakan atmosfer kompetisi yang meriah namun tetap penuh keakraban di tengah suasana Ramadan.
Program Go Sprint Go Green merupakan inisiatif Kapolda Riau yang kini telah dicontoh oleh sejumlah Polda di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan menghadirkan ruang aktivitas positif bagi generasi muda selama bulan suci Ramadan 1447 H.
Melalui olahraga sederhana namun penuh semangat ini, kepolisian ingin menyalurkan energi anak muda ke arah yang lebih sehat sekaligus menekan potensi kegiatan negatif seperti balap liar di jalanan.
Pada Seri VI ini, kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Riau, AKBP Budi Setiyono. Sebelum perlombaan dimulai, para peserta dan masyarakat yang hadir terlebih dahulu mengikuti doa bersama, dilanjutkan dengan pengecekan lintasan serta penyampaian edukasi terkait keselamatan berlalu lintas.
Kepada awak media, AKBP Budi Setiyono menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap Kamseltibcarlantas serta konsep Green Policing sebagai upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan wadah positif bagi generasi muda agar energi mereka tersalurkan melalui olahraga. Dengan begitu mereka bisa menjauhi kegiatan negatif seperti balap liar,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 150 orang. Mereka terbagi dalam tiga kategori, yakni kategori remaja putra sebanyak 100 peserta, remaja putri 26 peserta, dan kategori anak-anak putra sebanyak 24 peserta.
Setelah melalui sejumlah babak penyisihan, suasana semakin memuncak saat memasuki babak final. Sorakan penonton menggema di sepanjang lintasan, memacu adrenalin para pelari yang berjuang menjadi yang tercepat. Semangat sportivitas pun terasa kuat ketika para peserta saling menyemangati meski bersaing di lintasan.
Di akhir perlombaan, panitia mengumumkan para pemenang yang mendapatkan hadiah tabungan (tabanas) serta bibit pohon sebagai simbol semangat hidup sehat dan kepedulian terhadap lingkungan.