JAKARTA, RIAUSATU.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut Indonesia masih menghadapi kekurangan dokter. Bisa jadi, ini menjadi peluang siswa SMA sederajat untuk memilih Jurusan Kedokteran tahun 2026.
Tetapi, meski kekurangan dokter, faktanya untuk masuk Jurusan kedokteran sangat sulit. Apalagi jurusannya ada di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Supaya lolos masuk jurusan ini, ada beberapa cara yang bisa digunakan.
Salah satunya mendaftar melalui jaur yang dibuka untuk para mantan ketua dan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).
Terdapat 10 PTN yang membuka jalur non-tes untuk para mantan ketua OSIS melalui jalur seleksi mandiri. Kesempatan ini bisa didapatkan melalui jalur kepemimpinan atau jalur prestasi.
Kuota yang disediakan jalur ini juga sangat besar. Persaingannya jauh leih rendah dari jalur nasional atau jalur mandiri berbasis tes.
Karena sainganmu nanti adalah sesama pengurus OSIS dan siswa yang benar-benar memiliki prestasi sesuai syarat jalur PTN yang dibuka.
10 PTN punya Jurusan Kedokteran di jalur OSIS
Gunadi Sadikin mengatakan berdasarkan indikator Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Bank Dunia, negara dengan kategori lower middle income idealnya memiliki rasio satu dokter per 1.000 penduduk. Sementara rata-rata dunia berada di angka 1,76 dokter per 1.000 penduduk.
"Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 280 juta, idealnya membutuhkan sekitar 280 ribu dokter. Saat ini posisi kita masih di angka 0,5 dokter per 1.000 penduduk," katanya, dilansir dari laman Antara pada Sabtu, (10/11/2025), dilansir kompas.com.
Sementara berdasarkan World Economic Forum (WEF), pekerjaan menjadi dokter tak akan tergantikan akal imitasi atau kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
Berikut daftar lengkap, kampus mana saja yang buka jalur agar para siswa yang aktif di OSIS masuk jurusan ini.
1. IPB University
PTN ini membuka peluang bagi ketua OSIS untuk mendaftar banyak program studi termasuk kedokteran.
Dilansir dari laman resmi IPB University, syarat utama untuk mendaftar jalur ini adalah pernah menjabat 1 periode dan ada Surat Keterangan (SK) resmi dari sekolah.
2. Universitas Airlangga
Di universitas ini menerima pendaftar dengan prestasi kepemimpinan, termasuk para mantan ketua OSIS bisa mendaftar Jurusan Kedokteran di kampus yang berada di Surabaya ini.
Dilansir dari laman resminya, pendaftar bisa mendaftar melalui Airlangga Education Expo (AEE), dengan syarat wajib memiliki kartu peserta SNBP dan mengikuti program AEE.