Wartawan Rohul Kutuk Aksi Kekerasan Bupati Yopi Terhadap Jurnalis Inhu

photo author
Redaktur, Riau Satu
- Jumat, 31 Juli 2015 | 21:13 WIB

PASIRPANGARAIAN, RIAUSATU.COM - Forum Solidaritas Wartawan Rokan Hulu (Foswar) mengutuk keras dugaan aksi penamparan yang dilakukan Bupati Indragiri Hulu Yopi Arianto terhadap salah seorang wartawan di daerah itu. Mereka menuntut kasus itu diusut tuntas hingga ke meja hijau.

Ketua Foswar Yusrizal Thamrin mengatakan jika benar tindakan premanisme dilakukan orang nomor satu di Kabupaten Inhu, hal itu merupakan sikap pelecehan terhadap profesi wartawan. "Jika aksi penamparan jurnalis itu benar, insiden tersebut harus diusut tuntas dan dibawa ke meja hijau. Ini merupakan pelecehan terhadap profesi wartawan," tegasnya, Jumat (31/7/2015).

Menurut Yusrizal tidak ada satu alasan untuk "memaklumi" aksi cowboy dilakukan oknum pejabat, apalagi dilakukan oknum kepala daerah. Diakuinya, jika tidak senang dengan pemberitaan media, seharusnya Yopi mengambil sikap lebih terhormat, dengan menggunakan hak jawabnya.

"Tidak zamannya lagi menggunakan cara-cara kekerasan jika tidak senang dengan pemberitaan media. Karena hal itu jelas melanggar Undang-Undang Pokok Pers No 40/1999, dan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik," jelasnya seperti dilansir riauterkini.com.

Foswar mendukung agar kasus dugaan penamparan terhadap jurnalis di Inhu diusut. Yusrizal juga menyerukan para jurnalis, khususnya di Provinsi Riau agar lebih memperkuat solidaritas, karena kasus tersebut sebuah penghinaan terbuka terhadap profesi jurnalis. (rs1)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Redaktur

Tags

Rekomendasi

Terkini

Hakim PN Pelalawan Vonis Ringan Ibu 6 Orang Anak

Selasa, 30 Juni 2026 | 21:03 WIB
X