Kasus WK Randugunting menunjukkan pentingnya evaluasi dini terhadap proyek yang tidak ekonomis.
Tanpa keputusan strategis—seperti optimalisasi, farm out, atau penghentian proyek—beban biaya berpotensi terus meningkat tanpa diimbangi produksi yang memadai.
Di tengah upaya pemerintah meningkatkan produksi migas nasional dan menjaga ketahanan energi, efisiensi investasi serta ketepatan pengambilan keputusan di tingkat operator menjadi faktor kunci.
Temuan BPK menjadi pengingat bahwa tata kelola dan manajemen risiko yang kuat sangat diperlukan agar setiap wilayah kerja memberikan nilai tambah, bukan justru menjadi sumber kerugian. ***