Konfirmasi juga dilakukan kepada Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, pada Ahad, 14 Juni 2026.
Baron mengatakan Pertamina berkomitmen menjalankan transformasi dan penguatan tata kelola perusahaan secara berkelanjutan, termasuk melalui penyederhanaan struktur entitas usaha di lingkungan Pertamina Group.
Menurut dia, Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah dan Danantara agar proses penataan entitas dilakukan secara terukur, bertahap, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Adapun untuk tahapan dan proses pelaksanaannya akan disampaikan pada saat yang tepat," ujar Baron.
Namun ketika diminta menjelaskan nama-nama 27 entitas yang telah direstrukturisasi, Baron belum bersedia mengungkapkannya.
"Nanti dalam rilis dan prosesnya akan kami sampaikan," janjinya.
Belum dibukanya identitas entitas yang direstrukturisasi menjadi sorotan karena program tersebut menyangkut penataan aset dan struktur korporasi salah satu BUMN terbesar di Indonesia.
Keterbukaan informasi dinilai penting agar publik dapat memahami arah transformasi yang sedang dijalankan, termasuk dampaknya terhadap pengelolaan aset negara dan kinerja perusahaan ke depan. ***