peristiwa

Peduli Masyarakat, Ratusan Dokter Adakan Pengobatan Gratis

Sabtu, 10 Februari 2018 | 20:25 WIB

PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Sekitar 700 dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Riau, Sabtu siang (10/2/2018) dari Pekanbaru dan ada juga berangkat dari wilayahnya masing-masing kabupaten, menuju Kabupaten Siak.

Ketua IDI Riau, dr Zul Asdi saat diwawancarai wartawan menjelaskan, tujuan ke Siak melaksanakan Bakti Sosial yakni Pengobatan Gratis bagi masyarakat di Desa Penyengat serta pemberian bantuan untuk masyarakat.

"Siang ini kita langsung menuju lokasi camping di Bumi Perkemahan Pramuka Tengku Buang Asmara. Kemudian pembukaan jam 4 sore ini oleh PB IDI dan pejabat Pemda Siak," kata dr Zul Asdi.

Sambung dr Zul, malam nanti acara silaturrahmi bersama atau Gathering IDI yakni Riau Medical Camp berupa malam api unggun.

"Besok, subuh hari kita berangkat ke Desa Penyengat dalam rangka Baksos untuk 2000 masyarakat dengan membawa dokter spesialis atau konsultan. Kemudian kita melakukan pengobatan massal oleh dokter ahli seperti dokter mata, dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis ahli kandungan, dokter spesialis ahli jantung, dokter spesialis ahli paru, patologi anatomi, patologi klinik, dokter spesialis THT, dokter spesialis bedah, dokter spesialis kulit, dokter tulang, dokter urologi, dokter spesialis anak dan ada juga kegiatan operasi katarak," urai dr Zul.

Selain Baksos, sambung dr Zul, IDI Riau juga membangun MCK dan sumber air bersih dengan kedalaman sumur 150 meter serta pemberian gratis berupa obat-obatan, pembagian buku, pakaian layak pakai, makanan sehat untuk anak dan susu, paket kebersihan untuk anak-anak SD dari IDI Kuansing.

"Kegiatan ini semua berkat dukungan IDI, seluruh Rumah Sakit, Polda Riau, SPN, Polresta, DPRD Riau, Korem, FK Unri, dan 30 perhimpunan dokter spesialis. Juga hadir dari Ikatan Isteri-isteri Dokter Indonesia (IIDI), kami ucapkan terima kasih," terang dr Zul sembari menambahkan, kegiatan ini merupakan program rutin tahunan dari IDI Riau, yang sebelumnya kegiatan yang sama juga dilakukan di Pelalawan.

Sementara itu, Ketua Panitia, dr Hendry Adi SpOg menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan Bakti Sosial IDI wilayah Riau dan Riau Medical Camp.

"Acara ini pertama kali ditingkat nasional, karena biasanya kita datang lalu pulang. Namun, kali ini kita menginap rekreasi wisata bersama sekaligus silaturrahmi bersama dan dilanjutkan kegiatannya pagi harinya ke desa Penyengat melakukan kegiatan bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan serta penyuluhan dan membuat MCK dan sumur bor," kata dr Henry.

Kenapa kita pilih di desa Penyengat? Dijelaskan dr Henry, bahwa desa Penyengat adalah suku-suku terpencil.

"Disana ada suku Akit dimana berdasarkan Perda sudah menjadi Suku Anak Rawa. Disana kita lakukan pemeriksaan kurang lebih yang sudah terdata ada lebih dari 1000 pasien. Sedangkan dokter yang datang lebih dari 700 orang seluruh dokter se-Riau termasuk 30 perhimpunan dokter spesialis dan beberapa rumah sakit swasta di Riau kurang lebih yang datang ada 15," terangnya.

Jadi, imbuhnya, kita lakukan disana bersama-sama untuk membangun dan memperbaiki keadaan masyarakat disana terutama suku-suku anak rawa.

"Tujuan diadakan Camp ini untuk hiburan sekaligus silaturrahmi serta briefing sesama dokter," jelasnya.(fat)

Terkini