Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Plt Gubernur Riau, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, pemerintah kabupaten dan kota, dunia usaha, para relawan, serta seluruh masyarakat yang telah bergotong royong mendukung pembangunan jembatan tersebut.
“Semoga seluruh kebaikan yang telah kita lakukan bersama menjadi manfaat yang terus dirasakan masyarakat hari ini dan menjadi warisan bagi anak cucu kita di masa yang akan datang,” katanya.
Usai sambutan, Kapolri melakukan dialog interaktif dengan masyarakat penerima manfaat. Dialog dilaksanakan secara virtual dengan masyarakat Kabupaten Siak dan Kabupaten Pelalawan, serta secara langsung dengan masyarakat Kota Dumai.
Dalam dialog tersebut, Kapolri mendengarkan secara langsung berbagai cerita dan testimoni masyarakat mengenai manfaat kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi yang telah membuka akses transportasi, memperlancar aktivitas ekonomi, serta mempermudah masyarakat memperoleh layanan pendidikan dan kesehatan.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda diresmikannya 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, dilanjutkan peninjauan langsung ke jembatan yang menjadi lokasi peresmian.
Kapolri juga menyerahkan tali asih dan paket sembako kepada perwakilan masyarakat sebelum mengakhiri rangkaian kegiatan.
Menutup seluruh rangkaian peresmian, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Riau yang berhasil menghadirkan 110 Jembatan Merah Putih Presisi bagi masyarakat di berbagai wilayah Provinsi Riau.
Kapolri menegaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto agar Polri tidak hanya menjalankan tugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat melalui pembangunan yang berdampak langsung.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras melaksanakan arahan dan tugas dari Bapak Presiden. Hari ini kita meresmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II. Dengan tambahan ini, total jembatan yang telah dibangun Polda Riau mencapai 110 unit,” ujar Kapolri.
Menurut Kapolri, jembatan yang dibangun bukan sekadar infrastruktur penghubung, tetapi menjadi akses yang membuka kesempatan masyarakat untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik.
Kehadiran jembatan akan mempermudah anak-anak menuju sekolah, memperlancar akses pelayanan kesehatan, sekaligus mempercepat distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Kita ingin memastikan masyarakat, khususnya di desa-desa dan wilayah yang selama ini aksesnya terbatas, memperoleh manfaat nyata dari pembangunan ini. Dengan konektivitas yang semakin baik, anak-anak lebih mudah bersekolah, masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan publik, dan aktivitas ekonomi dapat tumbuh sehingga kesejahteraan masyarakat juga meningkat,” katanya.
Jenderal bintang empat ini juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun Indonesia. Menurutnya, gotong royong yang melahirkan Program Jembatan Merah Putih Presisi merupakan modal penting dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
“Mari kita bersama-sama menjaga semangat kebersamaan ini agar harapan masyarakat, harapan bangsa, dan cita-cita menuju Indonesia Emas 2045 dapat kita wujudkan bersama,” tutup Kapolri.
Jembatan yang menjadi lokasi peresmian menghubungkan Jalan Perintis RT 02 Kelurahan Bumi Ayu dengan Jalan Bukit Datuk Lama RT 03 Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan.