PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau menggelar Dragbike Session 2 di lintasan balap non permanen Sport Center Rumbai, Kota Pekanbaru, Sabtu 02 Agustus 2025 malam,.
Balapan resmi ini dimulai pukul 19.30 WIB dan diikuti sebanyak 95 starter dari berbagai komunitas dan daerah di Provinsi Riau.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah konkret Ditlantas Polda Riau dalam menangani balapan liar yang kerap mengganggu ketertiban dan membahayakan keselamatan lalu lintas di jalan umum.
Melalui event ini, Ditlantas memberikan ruang bagi pecinta otomotif untuk menyalurkan hobi secara legal, aman, dan terarah.
Acara dibuka oleh Kabag Binopsnal Ditlantas Polda Riau AKBP Irmadison didampingi oleh Kasubdit Kamsel, PS Kasubdit Gakkum, para Kepala Seksi dan perwira jajaran Ditlantas.
Kegiatan juga dihadiri Ketua Koordinator Komunitas Klub Motor Provinsi Riau, Alfius Sachaweruz, yang menyampaikan dukungan penuh dari komunitas otomotif atas pelaksanaan balap resmi ini.
Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Taufiq Lukman Nurhidayat menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pembinaan aktif terhadap generasi muda, khususnya dalam mencegah perilaku ugal-ugalan di jalan raya.
“Dragbike Session 2 ini adalah bentuk nyata komitmen kami memberikan ruang ekspresi yang legal dan aman bagi anak-anak muda. Kami tidak hanya menindak, tapi juga membina. Harapannya, balap liar di jalan umum bisa ditekan secara signifikan karena sudah ada wadah resmi yang disiapkan,” tegas Kombes Taufiq.
Di lokasi kegiatan, terlihat antusiasme tinggi dari para pembalap yang mengikuti kegiatan ini, mulai dari proses pendaftaran, sesi teknikal, hingga putaran terakhir balapan. Para peserta menunjukkan semangat kompetitif yang tinggi namun tetap mengedepankan sportivitas.
Sementara itu, guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib, Ditlantas Polda Riau juga menurunkan personel untuk melakukan pengamanan di berbagai titik sekitar lintasan. Penjagaan dilakukan secara ketat dan terstruktur, mulai dari pintu masuk, area paddock, tribun penonton, hingga garis start dan finish.
AKBP Irmadison menambahkan bahwa aspek keamanan dan ketertiban menjadi fokus utama dalam setiap pelaksanaan kegiatan yang melibatkan massa dan kendaraan berkecepatan tinggi.
“Kami ingin pastikan kegiatan ini tidak hanya berjalan meriah, tapi juga tertib dan aman. Personel kami siaga penuh di lokasi guna mengantisipasi potensi gangguan ataupun kejadian yang tidak diinginkan,” ujarnya.