PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Membanggakan, kata yang tepat untuk kakak beradik berprestasi ini. Pasalnya kedua kakak beradik itu berhasil meraih medali di Kejuaraan Sepatu Roda Menpora#2 di Bantul yang digelar pada tanggal 26-29 Desember 2024 lalu.
Mereka adalah, Atiqah Sienna Wibowo (Tita) pelajar kelas 5c SD Al Azhar Syifa Budi Pekanbaru dan Anatami Sheza Wibowo (Tami) murid kelas 1b SD Kartika 1-9 Pekanbaru.
Kedua kakak beradik tersebut sehari-harinya berlatih di Club Zapin Inline Skate Riau yang di Ketuai sekaligus Coach Zidan.
Atiqah Sienna Wibowo meraih Medali Perak 300m KU-C Puteri dan Medali Perunggu 1000m KU-C Puteri.
Sedangkan Anatami Sheza Wibowo juga meraih Mendali Perak 300m KU-A Puteri.
Bripka Teguh Rio Wibowo (anggota Polri yang berdinas di Polresta Pekanbaru) dan Melliana Susanty Ginting, orang tua dari dua orang anak berprestasi itu menyampaikan, bahwasanya memang kedua anaknya itu memiliki hobby dan minat yang sama di Cabang Olah raga yang sama yaitu sepatu roda.
"Walaupun keduanya masih pelajar Sekolah Dasar (SD), tetapi semangat berlatih dan berjuang yang tinggi yang dimiliki oleh kedua bersaudara ini," ujar Bripka Teguh, Senin 6 Januari 2025.
Selaku orang tua, Bripka Teguh dan Melliana, tentunya selalu mensuport dan memberi dukungan yang terbaik bagi anak-anaknya dalam mencintai olahraga sepatu roda.
"Hobby mereka bermain sepatu roda ternyata bisa menjadi prestasi yang tidak terpikirkan sebelumnya," ungkapnya.
Bripka Teguh berharap kedepan kedua anaknya itu bisa serius berlatih dalam menempa diri menggeluti olah raga sepatu roda yang menurutnya semakin berkembang di Kota Pekanbaru dan mampu menorehkan prestasi membawa nama daerah ketingkat nasional maupun internasional.
"Semoga kedua anak saya ini dapat terus berprestasi di kejuaraan sepatu roda dan mengharumkan nama Provinsi Riau," ucap Bripka Teguh.
Sementara, Coach Zidan pelatih sekaligus Ketua Club Zapin Inline Skate Riau menjelaskan, torehan yang sudah dicapai anak didiknya bukan hal yang mudah didapat. karena pada kejuaraan tersebut, para atletnya harus bersaing dengan ratusan peserta.
"Alhamdulillah anak-anak mampu memberikan yang terbaik untuk Provinsi Riau. Mereka juga berani bersaing dengan seluruh peserta dari Indonesia," jelasnya.