sport

Tangkal Kerusuhan Berbau SARA, Pemkab Rohil Kumpulkan Tokoh Agama

Selasa, 2 Agustus 2016 | 17:28 WIB

BAGANSIAPIAPI, RIAUSATU.COM-Supaya kerusuhan di Tanjung Balai Asahan tak merebak sampai ke Rohil, Pemkab Rohil (Rokan Hilir) mengumpulkan paratokoh agama. Mereka mengadakan rapat kerukunan umat beragama dan di tandatangani beberapa kesepakatan.

Rapat dipimpin Wakil Bupati Rohil, Drs. Djamiludin, Senin (1/8/16) di aula lantai 4 kantor bupati lama, didampingi Dandim 0321 Rokan Hilir, Let Kol Arh Bambang Sukisworo B, pihak DPRD, Rasyid Abizar, Kasat Binmas Polres Rohil, AKP Ali Suhud, pihak Kejaksaan, Andreas Tarigan, SH.

Diwawancara selesai rapat, Wakil Bupati Drs. Djamiludin berujar, kerusuhan Tanjung Balai berdekatan, takut imbasnya berlangsung di Rokan Hilir, amak dilaksanakan rapat kerukunan umat beragama, dan sudah didahului rapat ditingkat kecamatan.

Supaya gaungnya semakin besar menurut Djamiludin, tidak cukup rapat digelar ditingkat kecamatan, maka dari itu dilaksanakan pada tingkat kabupaten, untuk hindari beberapa hal yang tak diinginkan.

Sebagaimana dilansir  beritariau.id, Sebelumnya di tandatangani beberapa butir kesepakatan, pertama, semua tokoh-tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat agar bisa menahan diri supaya tak terprovokasi oleh hal-hal yang berbau SARA dan kesukuan yang bisa menyebabkan ketegangan dan kerusuhan sekecil apapun.

Kedua, semua Tokoh-tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat setuju untuk sama-sama menjaga kerukunan umat beragama dan toleransi beragama.

Ketiga, semua Tokoh-tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat setuju untuk menghimbau pada seluruh umat beragama dan suku-suku supaya menjaga kondisi kondusif dan lebih menghargai keberagaman agama serta kesukuan.

Keempat, Pemerintah dan seluruh anggota Forkopimda Kabupaten Rokan Hilir menghimbau pada seluruh Tokoh-tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarkat untuk menjaga kondisi kondusif, menahan diri dari provokasi yang berbau SARA dan kesukuan, supaya menciptakan ketertiban, kerukunan, toleransi beragama, serta keberagaman di Kabupaten Rokan Hilir.

Kelima, kepada para Pengkhutbah atau penceramah di Masjid, Gereja, dan tempat-tempat ibadah yang lain agar memberikan pencerahan pada umatnya dan masyarakat mengenai pentingnya saling menghargai keberagaman agama dan suku serta meningkatkan kerukunan. (dri)

Tags

Terkini

Listrik di Riau Sudah Pulih 100 Persen

Senin, 25 Mei 2026 | 13:45 WIB