Kamis, 21 / November / 2019
Rabu, 20 November 2019 - 14:05 WIB
Perusahaan APRIL/RGE Didesak Tuntaskan Ratusan Konflik Lahan
Selasa, 19 November 2019 - 14:45 WIB
Mobil Damkar Terjaring Razia Pajak Kendaraan
Pembatasan Usia Mobil Tidak akan Membuat Penjualan Mobil Turun

| OTOMOTIF
Kamis, 04 Juli 2019 - 17:58:56 WIB
JAKARTA, RIAUSATU.COM-Kementerian Perhubungan punya wacana untuk membatasi usia kendaraan pribadi. Kebijakan ini bertujuan mengurangi efek macet yang terjadi di kota-kota besar, sekaligus untuk mengurangi populasi mobil pribadi.

Jika kebijakan ini benar-benar berlaku, dikhawatirkan penjualan mobil di level domestik akan terganggu, karena bisa menurunkan minat masyarakat untuk membeli mobil pribadi.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi, tidak sepakat dengan pandangan tersebut. Menurutnya, pembatasan mobil pribadi dengan membatasi usianya, tidak akan menurunkan minat konsumen.

''Pengaruhnya pasti jadi positif dong buat kita (industri otomotif). Malah naik penjualannya,'' kata Nangoi, di Jakarta, Selasa (2/7/2019), sebagaimana dilansir detikoto.

Logikanya, jika usia mobil dibatasi memang justru akan meningkatkan penjualan mobil baru, karena masyarakat bisa terangsang kembali membeli mobil baru saat mobil lamanya sudah habis masa edar.

Tapi bagaimana dengan nasib mobil bekasnya?

Nangoi mencontohkan, di kendaraan komersial seperti bus pariwisata maupun bus umum, bus yang sudah habis masa pakai, tidak lantas dibuang. Ia pun berharap itu juga bisa diterapkan pada mobil pribadi yang dibatasi.

''Contohnya bus umum yang tadinya dipakai antar kota mungkin bisa digunakan lagi untuk bus sekolah, di mana kecepatannya dibatasi, sekitar 50 sampai 60 km/jam. Kemudian dipakainya tidak lama. Floating-nya tidak terlalu berat. Sehingga bus tua masih bisa digunakan. Nah jadi cuma dialihtugaskan sebenarnya,'' katanya.

Soal penentuan masa pakai mobil pribadi, menurut Nangoi perlu studi mendalam untuk menetapkan hal itu.

''Jadi tidak bisa diterapkan begitu saja. Misalnya meniru pembatasan usia mobil seperti di Jepang dibatasi. Enggak bisa kayak gitu juga, sebab harus dilakukan studi. Nah ini memang akan dilakukan studi bersama-sama untuk menentukan batasan usia ini. Nggak bisa sembarangan. Kami baru mau bicara sama Kementerian Perhubungan,'' pungkas Nangoi. (dri)


DIBACA : 17566 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved