Rabu, 12 / Mei / 2021
Menteri Teten Ungkap 3 Kunci UMKM Kelapa Sawit untuk Bertumbuh

| EKONOMI
Selasa, 27 April 2021 - 14:44:53 WIB
JAKARTA, RIAUSATU.COM-Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan, ada tiga kunci utama agar UMKM berbasis sawit bisa tumbuh. Salah satunya melakukan konsolidasi petani perorangan melalui koperasi.

"Sebagaimana kita ketahui, bahwa komoditi sawit memiliki peran penting dalam perekonomian perkebunan dan pertanian kita. Dan kita dengar ekspor komoditas sawit di tahun 2020 mencapai USD 22,97 miliar atau setara dengan Rp 321,5 triliun angka ini terus naik 13,6 persen dibandingkan tahun 2019," kata MenkopUKM Teten, Dalam Webinar Kemitraan UKMK Sawit, Selasa (27/4).

Melihat hal tersebut, UMKM berbasis sawit juga bisa ikut tumbuh jika menjalankan 3 kunci utama ini. Pertama, para petaninya harus terkonsolidasi. Bukan lagi petani perorangan tapi konsolidasi melalui koperasi.

"Konsolidasi itu bukan petaninya saja tapi lahan-lahan nya juga sehingga masuk dalam skala ekonomi," ujarnya.

Kunci kedua, yakni terjalinnya kemitraan yang baik. Salah satu indikatornya adalah terfasilitasinya koperasi masuk ke dalam rantai nilai global. Dalam hal ini tentunya koperasi sawit terhubung dengan pembeli dan market.

Kemudian kunci ketiga, adanya inovasi hilirisasi produk agar memiliki nilai tambah. "Jadi di banyak negara koperasi-koperasi di sektor pangan selalu memiliki teknologi pengolahan dan memiliki unit pengolahan. Supaya mereka bisa menjual produknya dengan nilai tambah termasuk juga biasanya di sektor agrikultur selalu saja ada komoditi yang tidak bisa diserap oleh market," jelasnya.

MenkopUKM menegaskan, bahwa pengolahan menjadi sangat penting dimiliki oleh koperasi di sektor pangan. Di sisi lain Kementerian Koperasi dan UKM memiliki prioritas untuk melahirkan 100 koperasi modern.

"Kami terbuka untuk bersinergi melahirkan koperasi sawit yang modern dan mendunia. Kebetulan pak Presiden juga mendorong beberapa Kementerian untuk melakukan piloting untuk pembentukan korporatisasi petani ke depan," ujarnya, sebagaimana dilansir merdeka.com.

Nantinya koperasi tani yang dibentuk itu akan menjadi korporatisasi petani yang berbasis pada petani-petani perorangan dan berlahan sempit. (dri)

DIBACA : 126 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved