Rabu, 16 / Juni / 2021
Tinjau Peserta Vaksin Massal
Azwan Harapkan Masyarakat Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

| PERISTIWA
Rabu, 02 Juni 2021 - 16:40:09 WIB
PEKANBARU,RIAUSATU.COM-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dengan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), melaksanakan kegiatan vaksinasi massal gratis untuk masyarakat selama 5 hari yang dimulai sejak 1 Juni hingga 5 Juni 2021 mendatang, bertempat di Mal SKA lantai 3.

Disampaikan Ketua Harian Satgas Covid-19 Pekanbaru, Azwan, kegiatan vaksinasi massal ini dukungan dari Pemerintah Kota Pekanbaru.

"Untuk tenaga kesehatan dan vaksin dari Pemprov Riau. Sedangkan tenaga pelaksana itu dari FPK," ujar Azwan kepada media, Rabu (2/6/2021).

Dikatakan Azwan, sasarannya sudah ditentukan dengan target 15.000 vaksinasi.

"Hari pertama 3.000 hingga hari kelima. Mudah-mudahan tercapai target ini," harapnya.

Hari kemarin, katanya lagi, kegiatan ini terpantau berjalan dengan lancar dan aman walaupun dari target itu belum bisa dicapai hanya sekitar 2.200.

"Hari ini, kita juga memberikan dukungan petugas sebagai penanggungjawab dari Pemko Pekanbaru yakni Kadisdalduk KB, Kaban Litbang, Kepala BPMTSP dan Camat setempat. Tujuannya, keempat petugas tersebut memonitor kegiatan. Dan kalau ada kendala teknis di lapangan, langsung disampaikan informasi ke kami seperti masalah tenaga kesehatan, vaksin atau kendala lainnya," tuturnya.

Dengan kegiatan tersebut, menurut Azwan yang juga menjabat sebagai Asisten I Pemko Pekanbaru itu pun menyambut baik dan berterima kasih kepada komponen masyarakat yang telah berpartisipasi mensukseskan program vaksinasi ini.

"Saya atas nama Pemerintah Kota Pekanbaru atau Ketua Harian Satgas Covid-19 sangat berterima kasih kepada semua komponen masyarakat termasuk FPK. Dan kegiatan ini sangat baik apalagi dilakukan secara gotong-royong. Kita hanya membantu dari sisi vaksin, tenaga kesehatannya serta tenaga lainnya seperti Satpol PP dan juga BPBD," ucap Azwan.

Azwan menyebutkan bahwa Vaksin itu aman dan halal.

"Jadi, sampai hari ini sejak dimulai vaksin, kita tidak ada mendapatkan keluhan dari catatan gejala risiko yang mengkhawatirkan. Karena, di setiap tempat juga disiapkan ruangan gawat darurat. Dan di setiap lokasi ada yang gagal vaksin dikarenakan beberapa faktor salah satunya tensi tinggi," akuinya.

Yang paling penting, sambung Azwan, mematuhi protokol kesehatan yakni 5 M.

"Walaupun sudah divaksin, tidak ada jaminan dapat Covid. Untuk itu, kita patuhi protokol kesehatan," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Riau, Stephen Sanjaya berharap Covid-19 cepat berlalu, tapi dengan kesadaran masyarakat yang mau divaksin.

"Karena, bagaimanapun yang makin banyak divaksin, tentunya akan terjadi tingkat penularannya semakin kecil dan angka kematian menurun," kata Stephen.(ift)

DIBACA : 152 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved