Jum'at, 29 / Mei / 2020
Sekda Yan Prana Sebut Gubri Kirimkan Bantuan untuk Warga Riau di Wuhan

| PERISTIWA
Rabu, 29 Januari 2020 - 08:57:59 WIB
PEKANBARU, RIAUSATU.COM - Hingga hari ini, Rabu (29/1/2020) pagi, ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) masih "terkurung" di Wuhan, Cina menyusul merebaknya kasus virus corona. Termasuk enam orang mahasiswa asal Riau.

Meski dikabarkan seluruh WNI ada dalam keadaan sehat dan tidak tertular virus corona. Namun tetap menimbulkan kerisauan bagi masyarakat di Tanah Air. Apalagi pihak keluarga.

Kerisauan yang sama dirasakan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar. Apalagi diberitakan, enam mahasiswa asal Riau tidak bisa ke mana-kemana kecuali tinggal di asrama menghindari serangan virus corona.

"Pak Gubernur itu paling tak bisa mendengar orang kesusahan. Beliau pasti mau membantu," ungkap Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya Indra Rasyid, kepada sejumlah media, Rabu (29/01/2020) pagi.

Itu sebabnya, terhadap nasib enam mahasiswa asal Riau itu, Gubri langsung memberikan bantuan dana untuk membantu meringankan beban mereka.

"Dari informasi yang kita terima, harga-harga mulai naik karena stok makanan mulai terbatas. Itu sebabnya, Pak Gubernur memberikan bantuan dana untuk meringankan beban mereka. Mudah-mudahan bermanfaat," sebut pria yang akrab disapa Bang Yan ini.

Sebelumnya diberitakan bahwa WNI yang sebagian besar adalah mahasiswa sekarang tinggal di dalam asrama masing-masing. Mereka berada di bawah pengawasan rektor masing-masing.

Sampai saat ini, diperkirakan ada sekitar 57 juta orang yang terkurung di beberapa kota di Tiongkok. Mereka tidak boleh keluar dan tidak bisa dievakuasi, karena tidak mendapat izin dari Xi Jinping, Presiden Tiongkok.

Menurut anggota Komisi I DPR RI Saiful Tamliha, saat ini seluruh WNI ada dalam keadaan sehat. Tidak ada yang terinfeksi virus corona.

"Tapi tidak ada satu negara pun yang bisa mengevakuasi warganya. Bahkan Amerika dan Prancis tidak bisa. Xi Jinping tidak kasih izin. Mereka tidak mau ambil risiko," tambah anggota Komisi I yang antara lain membidangi masalah luar negeri ini.

Selama masa inkubasi lebih-kurang 14 hari, masyarakat di Wuhan harus menahan diri untuk tetap di dalam rumah atau asrama, agar terhindar dari virus corona.

Sejauh ini sudah ribuan orang terpapar virus corona dan sudah puluhan orang dikabarkan meninggal. (dri)
DIBACA : 468 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved