Kamis, 21 / November / 2019
Rabu, 20 November 2019 - 14:05 WIB
Perusahaan APRIL/RGE Didesak Tuntaskan Ratusan Konflik Lahan
Selasa, 19 November 2019 - 14:45 WIB
Mobil Damkar Terjaring Razia Pajak Kendaraan
Kuliah Umum Dibatalkan, UGM: Kami Tak Menolak Kehadiran UAS, Tapi...

| PERISTIWA
Jumat, 11 Oktober 2019 - 14:26:38 WIB
YOGYAKARTA, RIAUSATU.COM-Kepala Bagian Humas dan Protokol Universitas Gadjah Mada (UGM), Iva Aryani, memberikan penjelasan terkait pembatalan kuliah umum dengan pembicara Ustaz Abdul Somad (UAS). Iva mengatakan alasan pembatalan bukan karena menolak kehadiran UAS.

Iva bercerita, pembatalan itu bermula saat Rektor UGM, Panut Mulyono, menerima surat undangan dari Takmir Masjid Kampus untuk menghadiri kuliah umum UAS. Kuliah umum itu memang diadakan oleh pengurus takmir, bukan Universitas.

Selain menyatakan tak akan hadir, Rektor UGM menghendaki agar kuliah umum itu dibatalkan. Salah satu alasan agar dibatalkan adalah karena salah satu pembicara, yakni Prof Heddy Shri Ahimsa Putra mengundurkan diri. Padahal konsep kuliah umum awalnya akan diisi dua narasumber, Prof Heddy dan UAS.

"Lalu kemudian muncul beberapa pendapat di internal dan eksternal kampus. Lalu kemudian pimpinan Universitas mengambil kebijakan seperti itu," tutur Iva, sebagaimana dilansir detik.com.

Kuliah Umum Dibatalkan, UGM: Kami Tak Menolak Kehadiran UAS, Tapi... Foto: Screenshot Instagram Ustaz Abdul Somad

Pembatalan ini, kata Iva, bukan karena UGM tak menerima kehadiran UAS. Pihak kampus juga tak mengkhawatirkan materi yang akan dipaparkan sang dai. Sementara terkait pembatalan itu, lanjutnya, lebih dikarenakan tak sesuainya konsep acara.

"Sebenarnya bukan (karena) di pembicaranya (UAS), tapi lebih ke acaranya. Karena memang satu-dua pembicara, lalu Prof Heddy Ahimsa mengundurkan diri," sebutnya.

"Lalu kemudian ada beberapa hal ya yang menjadi kontroversi, pro-kontra di internal maupun eksternal berkaitan dengan pengunduran dirinya Prof Heddy dan lain sebagainya," sambungnya.

Konsep acara dan pengunduran diri Prof Heddy Shri Ahimsa Putra itu lah yang menjadi pertimbangan UGM untuk membatalkan kuliah umum itu. Keputusan UGM ini telah disampaikan ke pengurus Takmir Masjid Kampus.

"Itu (pengunduran diri Prof Heddy) juga menjadi salah satu pertimbangan yang kemudian pimpinan Universitas mengambil kebijakan 'oke saat ini acara tanggal 12 (Oktober) itu sebaiknya dibatalkan dulu'," pungkas Iva. (dri)


DIBACA : 64 KLIK

Kami menerima tulisan mengenai informasi yang bernilai berita
Silahkan SMS ke 081371554444 atau Email: redaksi.riausatu@gmail.com
Lengkapi data diri secara lengkap.

 
Index

Konten SPORT | POLITIK | HUKRIM | OTONOMI | NASIONAL | PERISTIWA | IPTEK | EKONOMI | OTOMOTIF | JENDELA | ADVERTORIAL | ROHIL | INHIL |
RIAU | DPRD PROV. RIAU
Management TENTANG KAMI | REDAKSI | PEDOMAN MEDIA SIBER | INFO IKLAN | DISCLAIMER | INDEX
Copyright © 2014 RiauSatu.Com, All Rights Reserved